Muba ramadhan
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Politisi PDIP Ini Didesak Gelar Rapat Penjualan Saham Bir

 

JAKARTA, koranindonesia.id – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi, didesak untuk segera menggelar rapat  bersama seluruh  fraksi membahas pelepasan saham milik Pemda DKI di perusahan produsen bir  PT Delta  Djakarta Tbk.

Desakan tersebut lantaran Pras, sapaan akrab politisi PDIP itu, hingga kini  masih tidak bergeming untuk melepas untuk melepas saham di perusahan  miras yang sudah diinvestasikan sejak Gubernur Ali Sadikin itu. Padahal enam fraksi di DPRD DKI Jakarta telah  menyatakan dukungannya kepada Gubernur Anies Baswedan.

Bahkan Ketua Fraksi Golkar d DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, memastikan telah berkirim surat terkait desakan tersebut.
“Tidak seenak-enaknya dia saja. Kan nggak bisa gitu,”  ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/4/2021).

Sejak wacana pelepasan saham Pemprov DKI Jakarta di PT Delta Djakarta digulirkan  pada 2018 lalu, Pras  menjadi salah  satu pimpinan DPRD DKI Jakarta yang  paling getol menolak dengan berbagai alasan, salah satu alasan yang paling  populer dibuatnya adalah keuntungan besar yang didapat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dari saham  tersebut, dia bahkan dengan tegas mengatakan, selama  dirinya masih menjadi orang  nomor satu di DPRD DKI  penjualan saham itu tidak akan terjadi.

Namun pernyataan Pras itu dibantah Baco, sebab hal itu dinilai tidak mewakili lembaga DPRD DKI Jakarta. Itu pernyataan pribadi.  “Ini kan lembaga, bukan milik pribadi,” tegas Baco.

Adapun fraksi yang  mendukung pelepasan saham bir ini adalah, Gerindra, PKS, PAN, Golkar, PPP dan PKB. Golkar dan  PKS telah  bersurat ke Pras  mendesak agar rapat pembahasan  pelepas  saham segera  dilakukan  tetapi  tidak digubris hingga  sekarang. “Kita menyurat ke pimpinan seharusnya pimpinan yang melaksanakan sesuai tupoksinya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua  fraksi PKS DPRD DKI M Arifin meminta Gubernur Anies Baswedan menggunakan diskresi yakni keputusan atau tindakan yang ditetapkan oleh pejabat pemerintah untuk mengatasi persoalan konkret yang dihadapi.

Adapun fraksi yang sudah setujui  pelepasan saham bir yang telah diinvestasikan sejak era Gubernur Ali Sadikin itu yakni PKS, Gerindra, PAN  Golkar, PPP dan PKB.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.