Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Ingatkan Sumbangan Akidi Tio Mirip Kisah Lelang Motor Jokowi, Satu Negara Kena Prank

JAKARTA, koranindonesia.id  – Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana berkomentar soal sumbangan Rp2 triliun dari mendiang Akidi Tio yang sempat heboh dibicarakan.

Panca menilai bahwa kisah Akidi Tio ini agak mirip dengan kisah orang Jambi bernama Muhammad Nuh, yang dulu membeli motor lelang Presiden Joko Widodo.

“Kisah Akidi Tio ini agak mirip sama yang beli motor lelang Jokowi dulu orang Jambi, M Nuh,” katanya melalui akun Twitter Panca66 pada Senin, (2/8).

Muhammad Nuh memang pernah menjadi sorotan publik setelah memenangkan lelang motor Jokowi Rp2,5 miliar dalam konser amal pada Minggu, 18 Mei 2020.

Setelah terungkap bahwa ia bukan seorang pengusaha melainkan kuli, M Nuh menghilang.

Kata Panca, para buzzeRp bersorak gembira ketika M Nuh membeli motor lelang Jokowi tersebut.

“Tahunya orangnya untuk beli makan aja sulit. Tiba-tiba jadi pengusaha beli motor lelangan Jokowi,” kata Panca.

“Ketua MPR kena prank. Satu negara kena prank,” tambah Deputi Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat itu.

Adapun terkait sumbangan Akidi Tio, Panca menyindir bahwa media besar saja percaya dan memberitakan secara besar-besaran.

“Sekelas Kompas aja kena prank. Mereka berusaha perbaiki lewat tulisan Hamid Awaludin,” katanya.

Adapun tulisan Hamid Awaludin yang dimaksud Panca berjudul “Akidi Tio, Rp 2 Triliun, dan Pelecehan Akal Sehat Para Pejabat” yang diterbitkan pada Minggu, 1 Agustus 2021.

Dalam tulisannya, Hamid Awaludin menceritakan soal rentetan kejadian menghebohkan tentang dugaan harta, janji investasi, dan bualan sumbangan menghebohkan yang semuanya bermuara pada kebohongan.

Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu juga meragukan soal sumbangan yang disampaikan keluarga Akidi Tio.

Ia bahkan mengatakan bahwa ini adalah sebuah gagal paham bila hendak mempercayai sebelum uang itu benar-benar ada.

“Akido Tio bukanlah seseorang yang memiliki jejak jelas di bidang usaha. Dari mana uang sebanyak itu?” katanya.

(AU)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.