Banner sumsel

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penembakan Gedung DPR RI

JAKARTA, koranindonesia.id – Penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Metro Jaya menetapkan dua orang  sebagai tersangka atas kejadian peluru nyasar ke ruangan dua anggota DPR RI pada Senin (15/10/2018) kemarin.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta Karo-Karo,  kedua tersangka adalah warga Tangerang Selatan, IAW dan warga Duren Sawit, Jakarta Timur, RMY.

“Kami lakukan penyelidikan dan barang bukti, juga identitas yang dimiliki, karena kelalaiannya,” kata Nico Afinta Karo-Karo di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (16/10/2018).

Polisi menyita dua senjata api yang digunakan saat latihan menembak di Lapangan Tembak Senayan. Satu pucuk senjata jenis Glock 17 buatan Austria warna hitam-cokelat, tiga buah magazine berikut kotak peluru ukuran 9 x 19. Mereka dikenakan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12/ 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Kita juga amankan satu pucuk senjata api merek AKAI Custom buatan Austria, kaliber 40 warna hitam, dua buah magazine berikut kotak peluru ukuran 40,” imbuh Nico pula.

Sebelumnya, dilaporkan dua ruangan anggota DPR yaitu Wenny Warouw (Partai Gerindra) dan Bambang Heri Purnama (Partai Golkar) diduga ditembak sekitar pukul 14.35 WIB. Jarak waktu antara dua penembakan ini hanya berbeda sedikit.

(mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.