Banner sumsel

Polisi Temukan Motif Baru Fransiskus Terlilit Hutang Rp8,9 M, Kasus Ditutup

PALEMBANG, koranindonesia.id – Penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan (Sumsel) mengungkap, dugaan motif baru dalam kasus bunuh diri satu keluarga Fransiskus Xaverius Ong, di kompleks Villa Kebun Sirih, Palembang, Rabu (24/10) silam.

Selain motif permasalahan keluarga, ditemukan sejumlah bukti dan rekaman jika Fransiskus terlilit utang mencapai Rp8,9 miliar.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hasil ilmu investigasi serta keterangan keluarga dipastikan sepasang suami istri, serta kedua anaknya ini tewas karena bunuh diri.

Bahkan, pada olah TKP pihaknya juga mendapatkan rekaman suara dari Fransiskus pada pukul 00.46 sebelum melakukan aksinya.

“Isinya hampir sama dengan pesan yang ditulis tangan bahwa dia (Fransiskus) tidak rela meninggalkan istri dan anaknya. Karena, mereka akan berat. Maafkan saya..Maafkan saya…Maafkan saya,” ungkap Zulkarnain, Senin (29/10/2018).

Dari hasil olah TKP, pihaknya juga menemukan surat pengakuan utang milik korban. Artinya, aksi almarhum Fransiskus yang menghabisi nyawa istri dan keduanya, sebelum kemudian menembak dirinya sendiri tersebut, bukan semata lantara gugatan cerai yang dilayangkan sang istri, melainkan juga dipicu adanya tekanan keuangan.

Dalam surat pengakuan utang tersebut, Fransiskus memiliki utang sebesar Rp8,9 miliar. “Nantinya, semua yang berkaitan akan dimintai keterangan terkait hal ini,” paparnya.

Meskipun begitu, keterangan ini hanya sebagai penambah data, mengingat kasus ini merupakan kasus bunuh diri sehingga kasus tersebut ditutup.

“Belum ada laporan ke Polda, pihak-pihak yang dirugikan. Tapi, meskipun ada kasus ini sudah ditutup karena pelaku sudah diketahui melakukan bunuh diri,” pungkasnya.

(ram)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.