Banner Pemprov 2020
kopri

Polisi Tangani Puluhan Perkara Dugaan Tindak Pidana Pemilu

Jakarta,koranindonesia.id-Polri menangani 60 perkara dugaan tindak pidana pemilu yang diteruskan dari Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) menyangkut Pilkada Serentak 2020.

“Total secara keseluruhan jumlah laporan atau temuan sebanyak 330 perkara. Jumlah perkara yang diteruskan ke Polri sebanyak 60 perkara,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Dari keseluruhan kasus tersebut, Awi menuturkan ada 29 perkara dalam proses penyidikan, tujuh perkara tahap I, tiga perkara tahap P21, 10 perkara tahap II dan 11 perkara telah diterbitkan Surat Penghentian Penyidikan dan Penuntutan (SP3).

Jenis pelanggaran terbanyak adalah tindakan menguntungkan atau merugikan salah satu paslon sebanyak 29 perkara.

Kemudian, kasus dugaan money politik sebanyak tujuh perkara,

Kasus pemalsuan serta tidak melaksanakan verfikasi, rekap dukungan dan kampanye dengan menghina, menghasut dan SARA masing-masing sebanyak 4 kasus.

Ada juga kasus menghalangi penyelenggara pemilihan melaksanakan tugas sebanyak tiga perkara.

Polisi juga menemukan kasus mutasi pejabat yang dilakukan enam bulan sebelum mencalonkan diri sebagai paslon, kasus menghilangkan hak seseorang untuk menjadi calon dan kampanye melibatkan yang dilarang masing- masing sebanyak dua perkara,

Untuk kasus mahar politik, kampanye dengan kekerasan atau ancaman kekerasan dan kasus mengacau, mengganggu dan menghalangi kampanye masing- masing satu perkara.

Adapun yang menonjol adalah kasus kecelakaan laut di Banggai Laut yang menyebabkan salah satu wakil calon meninggal dunia.

Sedangkan kasus pelanggaran protokol kesehatah secara keseluruhan yang masuk ke aplikasi sebanyak 21 kasus.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.