Call Center
Banner Muba 23 – 31 Juli 2021

Polisi Selidiki Kasus Penembakan Ketua Majelis Taklim

JAKARTA, koranindonesia.id – Polda Metro Jaya bersama dengan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota tengah menyelidiki kasus penembakan kepada seorang ahli pengobatan alternatif di kawasan Tangerang. Penembakan terjadi pada Sabtu 18 September 2021 sekitar pukul 18.30 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, korban atas nama Arman alias A ditembak orang tidak dikenal di Jalan Nean Saba, RT 02, RW 05, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kata dia, kini polisi tengah menganalisa proyektil peluru dan rekaman kamera pengawas alias CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Benar adanya bunyi letusan senjata kemudian melihat ada korban yang tergeletak dengan kondisi tertembak,” ujar Yusri Yunus saat dikonfirmasi wwwartawan, Minggu (19/9/2021)

Yusri menambahkan, saat ini tim penyidik Polda Metro Jaya dibantu Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Laboratorium Forensik Polri. Termasuk, meminta keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi.

“Sekarang kami sedang menunggu hasil autopsi dari rumah sakit, sambil menunggu hasil labfor di TKP,” lanjut Yusri.

Yusri mengatakan, penembakan terjadi pada malam hari. Korban merupakan Ketua Majelis Taklim di kompleknya. Namun dia juga bekerja 20 tahun sebagai ahli pengobatan alternatif.

Korban yang mengalami luka tembak di bagian pinggang, dipastikan meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Mulia, Pinang, Kota Tangerang.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.