Banner sumsel

Polisi Halau Pendukung Paslon Tanpa Undangan Khusus

JAKARTA, koranindonesia.id – Polisi menghalau sejumlah pendukung pasangan calon presiden-calon wakil presiden, yang berada di lokasi debat capres, namun tidak memiliki undangan.

Para pendukung masing-masing paslon ini pun, diminta bergeser ke lokasi parkir timur Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK).

Salah satu polisi Brigadir Arif NST mengatakan, tempat ini steril untuk tamu VIP dan VVIP. Sehinggs yang tidak ada undangan, dipersilakan bergeser di tempat yang telah disediakan di parkir timur. Perkataan tersebut berkali-kali diingatkan polisi kepada pendukung kedua kubu.

“Mohon maaf pak, yang bisa masuk yang memiliki undangan tamu saja, kalau tidak ada mohon berada di parkir timur Senayan,” ungkapnya kepada kedua pendukung paslon, saat menghalau para pendukung masuk lokasi The Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Pantauan koranindonesia.id di lokasi, pelarangan pendukung paslon yang tidak membawa undangan khusus itu dilakukan polisi berulang-ulang. Alhasil para pendukung satu persatu meninggalkan lokasi debat dan menuju parkir timur Senayan.

“Ayo mari kita hormati polisi, kita jangan menantang karena sudah menjadi aturan. Mari kita bergabung dengan pendukung lain di parkir Timur Senayan,” tandas Yuli salah satu koordinator paslon nomor urut 01.

Polisi sebelumnya telah membuat ‘pagar betis’ memisahkan para pendukung. Pendukung sempat saling meneriakkan yel-yel dukungan. Pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin lebih dulu datang dan meneriakkan yel-yel dukungan. Tak beberapa lama kemudian, pendukung Prabowo-Sandiaga yang datang dan membalas yel-yel tersebut

Jokowi dan Prabowo sama-sama optimistis menjalani debat capres bertema infrastruktur, sumber daya alam, pangan dan energi. Debat capres kedua akan dimulai pukul 20.00 WIB dengan moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.