BANNER Dukung 5m
Banner pemprov Sumsel Vaksin

Polisi Dalami Senjata Api Milik Zakiah Aini

 

JAKARTA, koranindonesia.id –  Mabes Polri kecolongan setelah adanya pelaku penyerangan bernama Zakiah Aini (ZA) membawa senjata api (senpi) dan berhasil lolos dari pemeriksaan petugas penjagaan. Saat ini Polri tengah mendalami jenis senpi yang dibawa pelaku.

“Masih didalami masalah senjatanya, karena juga ditemukan salah satu kartu Tanda anggota dari sebuah klub menembak ya,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di gedung Humas Polri, Jakarta, Kamis (1/4/2021).

Polri juga tengah berkoordinasi dengan Perbakin terkait permasalahan pelaku ZA yang memiliki kartu sebagai anggota klub.

Rusdi membantah bahwa senjata api (senpi) yang digunakan ZA bukan rakitan atau air softgun. Meski demikian, polisi akan menulusuri Perbakin yang memberikan senjata.

“Senjata benar itu. Nanti kita koordinasi dengan klub (Perbakin).  Karena biasanya yang mengeluarkan itu atau bisa didapatkan dari klub dan juga langsung dengan KTA,” tuturnya.

Sementara alasan senpi yang digunakan ZA bisa lolos masuk ke Mabes Polri, Rusdi mengatakan pihaknya akan mengevaluasi pos penjagaan pengamanan di markas pusat Korps Bhayangkara.

“Kita lakukan audit masalah pengamanan. Dari hasil audit apabila ditemukan kekurangan kelemahan ini akan kita perbaiki,” paparnya.

Pihaknya juga akan memeriksa sejumlah petugas penjagaan di Mabes Polri, karena pelaku berhasil lolos masuk dengan membawa senpi untuk melakukan penyerangan.

“Kita sedang didalami (pelaku membawa senpi) sampai lolos seperti itu. Dan sekali lagi itu menjadi bagian audit bagaimana pengamanan di Mabes Polri,” tegasnya.

Sebelumnya, penyerangan penembakan di Mabes Polri, Jakarta, dilakukan pelaku teror bernama Zakiah Aini (ZA) yang masih berusia 25 tahun, dan seorang mahasiswa semester 5 yang sudah di drop out (DO) dari kampusnya.

Penyerangan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB, seorang wanita yang berjalan masuk dari pintu belakang gedung Mabes Polri. Kemudian pelaku ZA berjalan kaki menuju ke pos gerbang utama Mabes Polri.

Diketahui, Zakiah Aini yang memiliki pemahaman ideologi ISIS ini melakukan penyerangan berupa penembakan di Markas Besar Polri sebanyak 6 kali, hingga akhirnya tewas ditembak dan tergeletak di dekat pos penjagaan gedung utama Mabes Polri.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.