Banner sumsel

Polisi Analisa Rekaman CCTV Pengeroyokan Dua Pegawai KPK

JAKARTA, koranindonesia.id – Polisi terus melakukan penyelidikan terhadap kekerasaan yang dialami dua pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian untuk mencari siapa pelaku pemukulan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan perkembangan kasus pegawai KPK sesuai dengan apa yang dilakukan oleh penyidik, pertama tiga sekuriti di TKP sudah diperiksa, penyidik sudah menyita CCTV. Dikatakannya ada satu unit kamera CCTV yang diamankan polisi dari lokasi kejadian. Kamera itu akan diteliti di laboratorium forensik Mabes Polri.

“CCTV yang kita amankan sedang kita bungkus akan segera kita kirim ke Labfor. Jadi yang melihat dan menganalisis adalah labfor,” ungkapnya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/02/2019).

Sebelumnya, dua pegawai KPK diduga menjadi korban penganiayaan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/02/2019) tengah malam. Penganiayaan itu terjadi saat keduanya sedang melakukan tugas cross check atas informasi masyarakat terkait indikasi korupsi.

Pelaku yang diduga berasal dari rombongan Pemprov Papua kemudian memukuli korban dengan tangan kosong, hingga keduanya mengalami luka. Kasus ini kemudian dilaporkan oleh pegawai KPK ke Polda Metro Jaya.

Pihak Pemprov Papua kemudian melaporkan balik pegawai KPK tersebut. Laporan pihak Pemprov Papua diwakilkan kepada Alexander Kapisa. Dalam laporan tersebut, pelapor mengadukan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.