Banner Pemprov Standar

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pembobol ATM asal Lampung

JAKARTA,koranindonesia.id – Tim Subdit Resmob Direskrimum Polda Metro Jaya berhasil meringkus dua dari tiga orang pelaku pencurian modus ganjal ATM yang kerap beraksi di Tangerang. Mereka ditangkap setelah 14 kali melakukan aksinya.

Wadireskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary mengatakan, kasus pencurian uang di ATM yang dilakukan oleh sindikat yang berasal dari Lampung, dua orang tersangka berhasil diamankan.

Dikatakannya dua orang tersangka yang berhasil ditangkap pada Sabtu (11/5) silam itu berinisial E alias I dan R alias W. Menurut Ade, E berperan sebagai pengganjal dan W berperan sebagai kurir, sedangkan satu orang lainnya inisial R masih DPO.

“E alias I berperan sebagai orang yang mengganjal mesin ATM, kemudian menggunakan tusuk gigi dan cotton bud, mulut atau bibir ATM diganjal dengan tusuk gigi atau cotton bud sehingga masyarakat yang melakukan transaksi alami kesulitan. Selanjutnya, R alias W berperan sebagai orang yang mengendarai kendaraan,” ungkapnya kepada wartawan dalam konferensi pers, di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Dijelaskannya, para tersangka ini total sudah membobol 14 ATM yang berada di sekitar Tangerang, Jakarta Timur, dan Bekasi. Omzet yang didapat mereka setiap beraksi bisa mencapai Rp72 juta.

“Dari satu korban ini Rp72 juta, jadi diambil semua dikuras ATM-nya, cara mereka mengambil uang sebagian dengan batas maksimal masing-masing kartu ditarik semua, sisanya ditransfer sampai habis,” jelasnya.

Ditambahkannya, para tersangka ini mulanya berpura pura membantu masyarakat yang kesulitan di ATM. Setelah membantu kemudian pelaku akan menukar kartu ATM milik korban dengan kartu lainnya.

Para tersangka selalu melakukan aksi secara bersama-sama, minimal tiga orang, sehingga akhirnya korban merasa yakin saat mengalami kesulitan di depan ATM, sehingga merasa orang yang menawarkan bantuan adalah yang tulus ikhlas, padahal tidak itu bagian dari sindikatnya.

“Atas kejadian ini para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Kedua pelaku terancam hukuman 9 tahun penjara,” tandasnya.
(erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.