Banner sumsel

PLN Baturaja Ancam Penunggak Tagihan Listrik

BATURAJA, koranindonesia.id – PLN Rayon Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) menargetkan tidak ada lagi pelanggan yang menunggak pembayaran listrik setiap bulannya. Ancaman itu diketahui tidak lain untuk mencapai target.

Manajer PLN Baturaja M  Rasyid, PLN rayon Baturaja bakal menerapkan sanksi bagi pelanggan yang menunggak tagihan listrik. Disebutkannya pihaknya juga akan mengefektifkan soal penerapan denda.

Menurut Rasyid, PLN juga mewacanakan waktu untuk pembayaran dipercepat, diantara rentang waktu tanggal 15 sampai 20 setiap bulannya. “Mulai tanggal 15 setiap bulannya, kita sudah mengingatkan pelanggan, istilahnya kita beri imbauan, sebab kalau sudah lewat tanggal 20, mereka sudah kena sanksi denda, bahkan bisa dipadamkan melalui penyegelan NCB,” katanya kepada wartawan, Kamis (14/2/2019).

Diungkapkan Rasyid lagi, akan lebih baik jika pelanggan sudah membayar tagihan listrik pada awal bulan, setelah nilai tagihan rekening listrik sudah diterbitkan. “Lebih cepat lebih baik” sebutnya.

Ketika ditanya besaran tunggakan setiap bulan di wilayah kerja PLN Baturaja, Rasyid enggan menyampaikan. “Intinya kita menargetkan nihil tunggakan,” ucapnya.

Dari PLN pusat, lanjutnya, masalah tunggakan ini juga sudah jadi perhatian. Jadi mereka juga akan mempertajam soal tertib dalam pembayaran tagihan listrik. “Jadi mau tidak mau pihaknya juga akan melaksanakan ketentuan tersebut,” paparnya.

Karena bila pelanggan membayar listrik tepat waktu dan diawal bulan, maka ini juga menguntungkan bagi pemerintah daerah. Karena dari pembayaran listrik juga ada pendapatan daerah bagi pemerintah daerah.

Pembayaran untuk PAD ini melalui pajak penerangan lampu jalan yang ketetapannya melalui persetujuan dewan. “Kita akan terapkan target untuk tunggakan nihil, untuk ini akan lebih disosialisasikan,”jelasnya.

(tin)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.