Pindang Tulang RM PAS Indralaya Sajikan Pindang Khas Pegagan

Menikmati kuliner bukan sekedar untuk mehilangkan rasa lapar. Ditengah  kondisi cuaca tak menentu saat ini rentan terjadi penurunan daya tahan tubuh. Untuk itu asupan bahan makanan yang pas akan menjadi penyeimbang. Salah satu kuliner penghangat tubuh yang tak hanya mengenyangkan adalah pindang Pegagan, pindang khas masyarakat Ogan Ilir.

Pindang dengan sajian yang menggugah selera lengkap dengan bumbu bumbu yang diambil dari hasil petani lokal menjadi sumber asupan yang cocok selama musim hujan ini. Sajian penggugah selera ditawarkan salah satu rumah makan di jalan lintas timur km 34 Ogan Ilir  yang dikenal dengan rumah makan PAS Pindang Pegagan.

Rumah makan  PAS yang ditata dengan konsep terbuka di tepian Jalan lintas timur KM 34 tersebut dikenal dengan sajian khas pindang Pegagan. Lokasi yang strategis membuat rumah makan khas ini menjadi rujukan bagi pemburu kuliner di Ogan Ilir dan menjadi tempat berbagai kalangan beristirahat sambil menghilangkan lapar dengan resep khas pindang Pegagan.

Pengelola RM PAS Alamsyah Ilyas menyebutkan, selain ikan patin sajian ikan air tawar lain yang bisa menjadi pilihan diantaranya ikan Nila Bakar, Pindang Ikan Baung, Ikan Gabus,Toman,Udang, Pindang Ayam Kampung, Ayam Bakar,pindang Bebek dan Bebek Goreng,Pindang Tulang,Brengkes Patin dan ikan seluang goreng yang disajikan dengan lalapan berbagai jenis diantaranya petai, terong, kemangi, timun, kubis, jengkol Temupo serta lalapan khas kesukaan masyarakat Sumatera Selatan,khususnya Ogan Ilir.

“Sajian khas pindang Pegagan memang menjadi rujukan di Ogan Ilir terutama yang sebelumnya pernah makan di sini memberi rekomendasi dan mengajak kawan kawan lainnya untuk kembali merasakan kelezatannya,”ujar Alamsyah  yang ditemui Koranindonesia.id, Sabtu (31/3).

Ciri khas pindang Pegagan yang menjadi menu utama di RM PAS adalah pindang Pegagan yang terbilang murah tersebut menurut Alamsyah adalah pindang Ikan Patin yang terasa pedas cabai dengan kuah berwarna merah ditambah rasa asam yang alami dari buah nanasnya.
“Lebih banyak yang suka ikan patin dan baung, Toman, tapi biasanya menyesuaikan selera konsumen terutama yang menyukai ikan bakar juga kita sediakan. Selama musim penghujan ini pindang dengan kuah hangat lebih banyak disukai untuk menghangatkan badan,”ujar Alamsyah.
Seusai Koranindonesia.id menikmati sajian sambal buah mangga yang khas sebagai teman makan pindang pegagan ikan patin, brengkes Ikan Patin,sang koki di dapur pindang pegagan tersebut tak sungkan membagikan resep.

Berikut bahan bahan dan resep membuat pindang patin khas Pegagan:

Ikan Patin 1 kg
Nanas ¼ potong
Kemangi
Daun Bawang
Lengkuas secukupnya (dikeprah)
Serai 1 batang (dikeprah)
1 helai daun kunyit
2 helai daun salam
Bumbu halus:
5 siung bawang merah
4 siung bawang putih
3 bh cung kediro
15 bh cabai merah
9 bh cabai rawit
1 bks terasi
Bumbu sambel buah:
Buah embem mengkel
25 bh cabai merah
15 bh cabai rawit
Terasi yang sdh di panggang

Cara membuat sambal buah:
Haluskan cabai merah, cabai rawit dan terasi, kasih garam dan gula secukupnya, cincang-cincang buah embem, kemuadian ules pelan bersama cabai yang telah dihaluskan.

Cara membuat Resep Pindang Ikan:
Masukkan bumbu halus kedalam air 750 ml yang telah direbus, masukan lengkuas, serai, daun kunyit, dan daun salam, tunggu sampai mendidih kemudian masukkan ikan patin  dan nanas yang telah dipotong-potong, tunggu sampai ikan masak. Masukkan daun kemangi dan daun bawang, masak selama 5 menit kemudian angkat. Pindang ikan patin pedas siap disajikan bersama sambal buah yang rasa pedasnya benar-benar pedas.

Jika tak sempat mampir ke warung pindang pegagan menikmati sajian khas pindang ikan patin, ikan baung, ikan simba serta ikan lain yang terletak di Jalan Lintas Sumatera tersebut, saat musim hujan ini dengan resep yang ada langsung bisa dipraktekkan pembuatan pindang pegagan. Silakan cari bumbu bumbunya di pasar tradisional terdekat dan selamat mencoba.jelas Alamsyah.(Snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.