Banner sumsel

Pilpres 2019, MS Kaban Tegaskan PBB Tetap Ikut Ijtima

JAKARTA, koranindonesia.Id– Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) memastikan kalau langkah yang diambil Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra yang menerima tawaran menjadi pengacara Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, tidak memengaruhi langkah politik PBB.

Menurut Kaban, keputusan Yusril tidak memengaruhi kader PBB untuk mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal tersebut disampaikan MS Kaban lewat akun twitternya @hmskaban; pada Senin (5/11/2018) jelang tengah malam.

Ramainya pemberitaan tentang Yusril yang bakal membela Jokowi, katanya bertolak belakang dengan keinginan partai maupun simpatisan PBB dalam Pilpres 2019 mendatang.

Sehingga menurut Ketua PBB periode 2005-2013 itu Yusril selaku pengacara profesional berhak memilih siapapun kliennya, terlepas dari ideologi PBB untuk memilih Prabowo Subianto.

PBB, tandas mantan Menteri Kehutanan ini, tetap mengikuti Ijtima Ulama.

Hal tersebut ditunjukkannya pada Pilpres tahun 2014 lalu, Yusril membela Prabowo Subianto.

Sedangkan pada Pilpres 2019 mendatang, Prabowo menggunakan Ruhut Sitompul yang notabene pendukung murni Jokowi.

“Sbg lawyer profesional YIM (Yusril) boleh memilih siapa saja yg menjadi client termasuk Jkwi MA (Jokowi-Ma’ruf Amin), kader Partai Bulan Bintang fokus didapil meraih suara utk legislatif dan menangkan pilpres hasil ijtimak ulama,” tulis MS Kaban.

“Pilpres yg lalu YIM lawyer PSO8 (Prabowo) di MK, pada pemilu yad PSO8 menggunakan lawyer Ruhut S sbg tim hukum gak perlu heboh, pilihan presiden ikut ijtimak ulama. Bulan Bintang Pilihanku PSO8 Presiden 2019,Insa Allah,” tambahnya.

“Mungkin banyak yg belum faham Partai Bulan Bintang itu keputusan bersama, bisa saja keputusan partai beda dengan maunya ketum itulah musyawarah, setelah musyawarah masih ada beda sikap toh tetap dihormati,” tambahnya.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.