Banner sumsel

Pilpres 2019, Japto Tegaskan Posisi Pemuda Pancasila Netral

JAKARTA,koranindonesia.Id – Meski baru saja diterima Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, namun Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno menegaskan, ormas yang dipimpinnya tidak mengarahkan dukungannya ke salah satu kandidat capres-cawapres.

MenurutbJapto, tidak ingin ikut-ikutan membuat perpecahan di tengah-tengah masyarakat, karena mendukung salah satu kandidat. Namun, secara pribadi, masing-masing anggotanya diberi kebebasan menentukan pilihan politik.

“Kita enggak ada (mendukung salah satu pasangan capres-cawapres), kan bebas. Anggota saya ada di mana-mana. Anggota saya ada yang di Gerindra. Ada yang di PPP, ada yang di Golkar dukung beliau (Jokowi),” kata Japto di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Japto menjelaskan, dengan banyaknya kader PP di semua partai, maka secara personal anggotanya ada di kubu Joko Widodo-Maruf Amin dan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Japto yang sejak 1981, memimpin ormas Pemuda Pancasila itu mengatakan, kontestasi politik 2019 membuat masyarakat terbelah. Ia tidak ingin menjadi bagian yang membelah itu.

“Kalau kita menentukan, saya ikut membantu masyarakat Indonesia untuk pecah belah. Saya tidak mau Pemuda Pancasila pecah. Biarkan mereka mempunyai pilihannya masing-masing,” jelasnya.

Dia mengakui, pertarungan dalam pemilu legislatif dan pemilu presiden pasti terjadi. Maka, setiap anggota PP di semua partai, harus menyadari bahaya potensi pecah belah itu. Perlu dipahami juga, pertarungan di pemilu bukan bertempur fisik, tetapi pemikiran.

Ada perbedaan pendapat, adalah hal yang biasa. Tapi bukan saling memusnahkan, hanya mencari solusi di antara perbedaan-perbedaan itu.

“Bukan masalah siapa yang salah, kita keroyok. Kita bukan demokrasi murni, kalau demokrasi murni, yang satu bilang A, yang satu bilang B. Yang menang A, yang B dimusnahkan, kan gitu kalau demokrasi murni,” katanya.

Turut mendampingi pimpinan Pemuda Pancasila, seperti Bambang Soesatyo dan Yorrys Raweyai. Sementara itu, dalam pertemuan di Istana Merdeka, Presiden Jokowi didampingi Mendagri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.(Mar)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.