Banner sumsel

Pilih Monpera, Ini Alasan HDMY Pidato Perdana

PALEMBANG, koranindonesia.id — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru dan wakilnya Mawardi Yahya, sengaja memilih tempat pidato perdananya usai dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana negara, di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) ada beberapa hal alasan diantaranya, Monpera merupakan tempat bersejarah serta sakral.

“Saya memilih Monpera ini disamping tempat yang sakral juga, saya mengajak masyarakat Sumsel jangan lupa perjuangan pendahulu kita. Monumen kita ini di bangun agar masyarakat ingat akan pengorbanan jiwa raga para pejuang yang sudah berjuang mempertahankan Sumsel ini,” katanya, dalam pidatonya di pelataran Monpera, Selasa (2/10/2018).

Sebagai Gubernur Sumsel dirinya  mengajak masyarakat Sumsel untuk cinta, hormat, serta menghargai orang-orang yang sudah berjuang dan tokoh yang telah memperjuangkan Sumsel. Baik itu tokoh, militer, polisi, ASN, buruh, pedagang, serta tidak lupa juga jasa ulama yang telah menjaga kerukunan antar umat beragama di Sumsel.

“Jadi saya mengajak ditempat yang sakral dan di depan menara masjid agung yang megah ini tidak pernah lupa dengan agama karena agama alat kontrol kehidupan, terlebih Sumsel yang akan saya pimpin kedepan,” ujarnya.

Lebih lanjut Deru didepan para simpatisan, di depan Monpera serta tempat yang terbuka ini juga, dirinya mengajak memulai keterbukaan dan ini tempat terbuka dengan apa adanya pelihara yang sudah sukses.

“Saya juga mengajak kepada para kepala daerah serta pegawai pemerintah untuk membangun Sumsel tanpa ada pembatas tidak mementingkan pribadi dan konstitusi. Ini bagian alasan kami berpidato di tempat yang terbuka ini,” bebernya.

Deru menambahkan, tak lupa juga dirinya mengajak semua masyarakat Sumsel mendoakan rekan-rekan di Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menjadi korban gempa.

“Mari kita bersama-sama mengirimkan doa untuk rekan-rekan kita yang tertimba musibah gempa dan Tsunami di Sulteng,” kata, orang nomor satu di Sumsel ini.

Deru juga meminta dukunggan dan doa, agar bisa memimpin Sumsel ini dengan lebih baik lagi. “Kita fokus kedepan Sumsel milik rakyat sumsel,” pungkasnya. (akr)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.