Banner sumsel

Personel Polsek Diduga Salah Tembak, Kapolres OI Disebut Sudah Minta Maaf

PALEMBANG, koranindonesia.id – Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad sudah menyatakan permintaan maaf atas peristiwa salah tembak yang dilakukan anggotanya, dari Polsek Pemulutan.

Hal ini diungkapkan kakak kandung korban, Emir Alfariza alias Jimmy (39) saat dibincangi di rumah duka, Jalan KH Azhari Lorong Al-Kausar Kelurahan 7 Ulu, Senin (8/10/2018) siang.

Kakak kandung korban diduga salah tembak oleh petugas kepolisian, Emir Alfariza alias Jimmy (39). (FOTO/FHY)

“Benar mereka (pihak kepolisian) sudah datang ke rumah, dengan membawa bahan-bahan untuk takziah nanti malam. Kita sambut baik niatnya untuk berkunjung, namun proses hukum harus tetap berjalan,” ungkap Emir yang merupakan kakak pertama korban ini sembari menambahkan korban akan dikebumikan di TPU Telaga Swidak pukul 17.00 WIB ini.

Atas musibah yang tidak terduga ini, menurutnya sudah diikhlaskan keluarga. Namun, jika melihat dari peristiwa nahas yang menimpa adiknya itu, pihak keluarga korban jelas-jelas tidak bisa menerimanya.

“Mungkin sudah jalan adik bungsu saya, seperti ini. Memang sulit diterima, target polisi menggrebek hingga berdampak ke adik saya ini sangat jauh. Namun, tetap kami berharap keadilan, dan proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tandasnya.

(fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.