Call Center
Banner Muba 23 – 31 Juli 2021

Persiapan Porprov, KONI Prabumulih Kebut Pembangunan Venue

PRABUMULIH,koranindonesia.Id-Persiapan Pekan Olahraga Wilayah (Porprov) XII Sumsel 2019 terus dikebut KONI Prabumulih. Sebagai tuan rumah pelaksanaan multi event olahraga antar kabupaten dan kota se-Sumsel, KONI Prabumulih saat ini fokus persiapan venue.

Dari hasil pantauan yang dilakukan rombongan KONI Sumsel, salah satu venue paling siap adalah menembak. Lapangan Tembak Karaben Yonzipur 2/SG Prabumulih saat ini dalam tahap finishing.

“Untuk cabor menembak boleh dibilang paling siap. Kita tinggal menyelesaikan lapangan kategori IPSC atau tembak reaksi saja. Kita targetkan Januari 2019 sudah beres dan bisa melaksanakan test event,” kata Ketua Harian KONI Kota Prabumulih, Joko Firdaus di sela-sela
peninjauan venue, Rabu (18/12/2018) siang.

Setelah memantau menembak, rombongan KONI Sumsel H Asdit Abdullah (Kabid Organisasi), HMY Ishak Hasan (Wakabid Organisasi), Samsuramel (Wakabid Pembinaan dan Prestasi), Akmaluddin (Wakabid Badan Audit Internal) serta Edi Triono (Wakabid Humas dan Media) meninjau Gedung
Islamic Center.

“Di gedung Islamic Center akan dilaksanakan cabor bela diri meliputi, pencak silat, karate dan taekwondo. Kebetulan di samping gedung itu ada rumah susun (Rusun) 100 kamar bisa menampung sekitar 400 atlet,” lanjut Joko.

Setelah meninjau Islamic Center rombongan melanjutkan cek kesiapan Gedung Olahraga (GOR) Prabumulih sebagai tempat pembukaan dan penutupan serta pertandingan atletik dan sepak bola. “Kondisi baru 60 persen. Kita masih menunggu bantuan dari pemerintah provinsi untuk menyelesaikan GOR ini butuh sekitar Rp20 M lagi. Pengerjaan akan dimulai Februari nanti,” kata Joko.

Atlet menembak Yonzipur 2/SG Prabumulih M Ali menambahkan, untuk kategori big board, center fiery, serta senapan angin sudah ready. “Tinggal pemasangan alat saja. Bahkan untuk venue big board, center fiar dan senapan angin sudah dipakai latihan setiap hari,” terangnya.

Sementara itu Kabid organisasi KONI Sumsel Asdit Abdullah mengatakan dari jauh-jauh hari sudah diprogramkan Porprov memutar kabupaten kota.
“Gunanya adalah untuk mengembangkan olahraga bukan hanya di ibukota provinsi. Karena kami sadar bahwa atlet-atlet kita tidak hanya ada di ibu kota. Apalagi Sumsel sudah mempromosikan diri sebagai provinsi olahraga,” kata Asdit.

Seperti diketahui, Porprov XII akan digelar November 2019. Ada 26 cabang olahraga bakal dipertandingkan. Diantaranya sepak bola, bola voli, tinju, pencak silat, karate dan taekwondo. (frd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.