Banner sumsel

Pernah Direhabilitasi, Junet Main Narkoba Lagi

PALEMBANG, Koranindonesia.id – Meski pernah menjalani rehabilitasi karena ketergantungan narkoba, Alex Juni Faisol alias Junet malah mengulangi perbuatan yang sama.

Namun atas perbuatan tersebut kali ini Junet dihadapkan ke meja hijau setelah ditangkap anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel.

Berdasarkan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desmilita yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Palembang, terdakwa didakwa melanggar tiga pasal.

Pertama Pasal 114 ayat (1), kemudian Pasal 112 (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Adapun dalam dakwaan jaksa disebutkan bahwa terdakwa ditangkap di Jalan Sukarela, Komplek Mutiara, Lorong Batu Jajar, Blok K, Kecamatan Sukarami Palembang, pada 24 Juni lalu.

Berawal anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel bahwa di kontrakan yang menjadi lokasi penangkapan sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Setelah dilakukan penyergapan dan penggeledahan, anggota menemukan satu paket shabu dan seperempat butir pil ekstasi warna biru dibalut kertas timah.

Serta satu kantong plastik berisi dua alat hisap shabu yang diakui terdakwa adalah miliknya dan dibeli dari Nopi (DPO) seharga Rp150.000 untuk satu paket shabu dan ekstasi seharga Rp170.000.

Usai pembacaan surat dakwaan, majelis hakim yang diketuai Abu Hanifah melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan saksi-saksi yang melakukan penangkapan.

Saat pemeriksaan, terdakwa mengaku kenal dengan para saksi saat ia menjalani rehabilitasi narkoba sebelumnya. Namun hal itu dibantah, karena saksi merasa tak kenal dengan terdakwa. (sup)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.