Banner Muba 23 – 31 Juli 2021
banner Pemprov Juni

Perlunya Model Bisnis Baru di Era Pandemi

JAKARTA,koranindonesia.id–Pandemi Covid-19 telah berdampak pada kehidupan manusia dengan cara yang tidak pernah dibayangkan. Mau tidak mau semua bentuk usaha harus mengubah strategi bisnis agar bisa bertahan. Hal itu menjadi pokok pembahasan dalam acara Indonesia Economic Forum ke-7 yang diselenggaran secara virtual, 24-26 November 2020.
Hal itu diungkapkan oleh Founder and CEO Indonesia Economic Forum, Shoeb Kagda dalam sambutannya bahwa ledakan fenomena belanja online, bekerja dari rumah dan makin terbatasnya aktivitas bepergian memaksa perusahaan ritel, hotel, rumah sakit mencari model bisnis baru.

“Teknologi nampaknya akan memainkan peranan penting dalam membantu Indonesia memulai kembali pertumbuhan ekonomi,”katanya.
Sementara Deputi Koordinasi Bidang Makroekonomi dan Keuangan Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir dalam paparamenyampaikan update perkembangan terkini terkait upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 sekaligus memulihkan ekonomi.

Ia juga mengatakan tingkat pemulihan Covid-19 di Indonesi saat ini jauh membaik dibandingkan tingkat pemulihan covid-19 secara global. Di sisi ekonomi, seperti halnya berbagai negara sudah membuka perekonomiannya, Indonesia juga telah menerapkan PSBB Transisi.
“Hasilnya terlihat dari pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga, yang meskipun minus tapi mulai lebih baik daripada kuartal sebelumnya. Ini terlihat dari belanja pemerintah yang juga menjadi katalis terhadap kosumsi rumah tangga dan daya beli masyarakat agar bisa tetap terjaga,”kata Iskandar.

Acara ini diselenggarakan secara virtual berlangsung pada Selasa-Kamis, 24-26 November 2020 yang dihadiri dihadiri oleh 1.000 peserta dari Amerika Serikat, Australia, India, Singapura, Thailand, Malaysia dan Indonesia.
Forum tahunan Indonesia Economic ke-17 terbagi tiga sesi. Hari pertama mengambil tema “Positioning The Economy For The Next New Normal”. Para pembicara membahas tentang persiapan ekonomi Indonesia menuju normal baru. (YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.