Banner sumsel

Perkosa Pelajar SD, SO Diringkus Polisi

MUSIRAWAS, koranindonesia.id Jajaran Polsek BTS Ulu Cecar Polres Musi Rawas berhasil meringkus SO, warga Desa Gunung Kembang Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.

Tersangka diduga telah mempemerkosa pelajar SD berinisial DW (10) yang disertai pengancaman  dengan senjata tajam. Perbuatan bejat itu terjadi Minggu (22/04/2018) sekitar pukul 12.00 Wib di belakang gedung PAUD Desa Sungai Bunut Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas.

Modus yang digunakan tersangka adalah memanggil korban dan mengajaknya ke belakang PAUD dengan alasan hendak membayar uang pembelian terong. Setelah, berada di belakang PAUD, pelaku membuka celana korban lalu menidurinya dan memasukkan jari kelingking kanannya ke kemaluan korban.

Setelah itu pelaku membuka celananya dan memasukkan kemaluannya ke kemaluan korban hingga pelaku mengeluarkan sperma.

Usai menyalurkan sahwatnya, pelaku mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mengancam korban agar tidak memberitahukan peristiwa tersebut kepada orang lain dan berjanji akan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada korban. Pada malam harinya, pelaku menyuruh korban pulang ke rumahnya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui kapolsek BTS Ulu Cecar Iptu Harun Azhari mengatakan memang benar pelaku SO sudah diamankan di Polsek BTS Ulu atas dugaan pemerkosaan terhadap anak dibawah umur.

Dikatakan Kapolres, penangkapan terhadap SO setelah anggota Polsek BTS Ulu menerima laporan dari keluarga korban pada Selasa (24/04) sekira pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat dan setelah mengetahui keberadaan pelaku, SO berhasil diringkus dibelakang rumahnya di Desa Gunung Kembang, Rabu (25/04/2018) pukul 10.00 WIB.

“Pelaku diamankan tanpa perlawanan.Dan setelah dilakukan introgasi oleh petugas, SO mengakui telah melakukan pemerkosaan terhadap korban,”katanya.

Ditambahkan Kapolres, akibat kejadian itu korban mengalami trauma dan merasa perih di  kemaluannya.

Untuk sementara pelaku bakal dikenakan Pasal 81 ayat 1 yo 76 D UU RI Nomor 35 Tahun 2014  perubahan atas UU RI no 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak,”pungkasnya. (san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.