Banner sumsel

Perintahkan Anak Buahnya Dukung Jokowi, Gerindra: Kapolres Garut Harus Dapat Sanksi Ini

JAKARTA,koranindonesia.id-Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono meminta Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Budi Satria Wiguna segera dicopot, karena diduga ikut bermain politik praktis dengan memerintahkan jajaran kepolisian di Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk mendukung dan memenangkan Calon Presiden (Capres) petahana Jokowi pada Pilpres 17 April 2019.

“Kapolres yang seperti ini harus dicopot dan dikasi hukuman berat untuk tidak naik pangkat selama 10 tahun. Sebab polisi yang seharusnya adalah garda terdepan untuk menciptakan demokrasi yang jujur, bersih dan adil kok malah memihak kepada Jokowi-Ma”ruf Amin dan malah memerintahkan anak buahnya berbuat engak bener,” kata Arief saat dihubungi, Senin (1/4/2019).

Menurutnya, sama saja Kapolres tersebut sudah berbuat tidak bermoral dengan mencederai demokrasi yang selama ini terjaga dengan baik oleh Polri.

“Sudah jelas Pak Joko Widodo dan Kapolri setiap ada perhelatan Pilkada mengatakan dan memerintahkan anggota Polri harus netral dan netral,” katanya.

Arief mengaku khawatir jika Kapolres Garut tidak dipecat maka bisa terjadi kecurangan dan intimidasi yang dilakukan kepolisian Garut dalam Pileg dan Pilpres.

“Memang kalau memerintahkan anak buahnya untuk dukung 01, Kapolres dapat apa sih?,” ujarnya dengan nada penasaran.

Arief juga berjanji jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres nanti akan tetap menempatkan institusi Polri di bawah presiden langsung dan akan meningkatkan gajinya setiap tahun serta jaminan hari tua yang aman setelah pensiun.

“Begitu juga kita perkuat TNI kita dan meningkatkan kesejahteraan setiap tahun dan jaminan hari tua. Sebab kita butuh Polri yang kuat, mandiri dan profesional untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta penegakan hukum di negara Indonesia serta terus mengawal sistim demokrasi yang sudah bagus,” katanya.

Diketahui, sebelumnya mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz, mengaku bahwa dirinya dan seluruh Kapolsek di Garut mendapat perintah dari Kapolres untuk memenangkan petahana Jokowi di Pilpres 2019.

Namun, Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna membantah. Dia menduga bahwa Sulman memberi tudingan tersebut lantaran kesal pada dirinya.(Mar)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.