Banner sumsel

Peredaran Sabu 3 Kg Dikendalikan dari Dalam Lapas Merah Mata

PALEMBANG,koranindonesia.Id-Unit 3 Subdit 1 Narkoba Polda Sumsel kembali menggagalkan peredaran sabu seberat 3 kg di Kota Palembang. Setelah menangkap Rudi warga Jalan Sosial Lorong Bersama RT 14 RW 02 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami Palembang yang tak lain adalah kaki tangan sang bandar, IK, tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Merah Mata.

Tersangka Rudi ditangkap saat mengantar pesanan tiga kilogram sabu di halaman Ruko Komplek Citra Grand City Bay Pass Kelurahan Alang Alang Lebar Kecamatan Sukarami pada Rabu (30/1) pukul 17.30 WIB.

Penangkapan ini dilakukan Unit 3 Subdit 1 Narkoba Polda Sumsel, pimpinan AKBP Yoga Baskara, Kompol Efriyanto dan AKP Ayub Diponegoro, setelah menindaklanjuti informasi masyarakat.

Saat dilakukan penangkapan, tersangka mencoba kabur menggunakan sepeda motor Yamaha Mio Xeon warna Hijau Nopol BG 4450 RV, berikut tiga kantong sabu dalam kantong Asoy, terbungkus plastik bertuliskan teh china, Guanyimang.

“Ya, ini sudah kesekian kalinya, pengendalian narkoba berada di dalam Lapas, seperti pengakuan tersangka sendiri. Kemungkinan besar alat pendukungnya adalah komunikasi. Mereka bisa berkomunikasi dimana saja dan bertemu, untuk memuluskan bisnis ini. Kini kita masih kembangkan kasusnya,” ungkap Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara, ketika press release di Mapolda Sumsel, Senin (4/2/2019).

Menganai kemasan sabu, Kapolda menjabarkan, masih dalam kemasan lama bungkusan teh china bertuliskan Guanyimang.

“Bungkusannya masih buatan lama, China dikirim melalui Malaysia. Kita masih terus selidiki penyuplai barang haram ini, sedikitnya 18 ribu jiwa, generasi bangsa terselamatkan dari narkoba ini. Untuk prestasi pengungkapan kasus tiga kilogram sabu ini, pasti anggota kita berikut yang memimpinnya akan kita berikan reward atau penghargaan,” tandas orang nomor satu di Polda Sumsel itu.

Rudi (39) warga Jalan Sosial Lorong Bersama RT 14 RW 02 Kelurahan Sukabangun Kecamatan Sukarami, tidak dapat berkutik setelah petugas Unit 3 Subdit 1 Sat Narkoba Polda Sumsel, memergokinya membawa satu kantong asoy berisi tiga kilogram sabu terbungkus teh China, Guanyimang.

Namun, sangat disayangkan, tersangka yang terus saja mencoba kabur saat petugas melakukan pengembangan, terpaksa melumpuhkannya dengan butiran timah panas di kaki kanan. Tersangka inipun terancam hukuman penjara 20 tahun atau seumur hidup, atau sedikitnya enam tahun penjara. (fhy)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.