Banner Pemprov Agustus

Peran Budaya Lokal dalam Moderasi Beragama

 

Palembang, koranindonesia.id—Para peneliti dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN) mengatakan budaya atau tradisi lokal menjadi pintu masuk dalam menyikapi moderasi beragama Palembang dan Lampung.

Hal itu terungkap dalam Forum Group Disscusion (FGD) Penelitian Terapan Kajian Strategis Nasional Selasa (20/9).

Acara yang  menghadirkan Dr Moh Syawaluddin M.Ag dan Sirajjudin M.Hum ini sebagai peneliti  membahas Norma Dan Perilaku Moderasi Beragama Dalam Masyarakat Hetrogen Perkotaan Di Palembang Dan Bandar Lampung

 

Dalam kesempatan itu juga dibahas tradisi luhur di  dua daerah tersebut.

“Budaya lokal yang hadir di dua kota itu menjadi media bagi warga dalam memahami posisi keyakinan masing-masing, dan Sampai saat ini dua daerah minim konflik agama,”kata Dr Syawal kemarin.

Sementara, pembahas penelitian
Dr. Arif Ardiansyah mengatakan dua daerah yang jadi lokasi penelitian menarik karena dua daerah penduduknya padat,pusat dagang, dan dimana penduduknya memiliki keyakinan berbeda, namun mereka hidup damai berdampingan.

“Bukti lainnya, tradisi yang hadir di tengah masyarakat Sampai saat ini as da. Seperti , tradisi rumpak, yang semuan memiliki identitas dan ciri. Keyakinan masing-masing agama,”katanya.

Muhamad Saleh peserta FGD dari warga setempat mengatakan terkait tradisi luhur yang memang sekarang mulai luntur, maka itu perlunya revitalisasi guna mempertahankan tradisi luhur agar bisa disesuaikan atau dihidupkan kembali tradisi itu. Karena nilai atau norma dulu itu masih layak dan relevan saat ini.

(ril)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.