Banner sumsel

Perampok Driver Taksol Diimbau Serahkan Diri, Kapolda : Atau Nasib Sama Akan Menimpamu !

PALEMBANG, koranindonesia.id – Tragedi lenyapnya sopir taksi online (taksol) bernama Sofyan warga Jalan Sukawinatan, Lorong Asoka, RT 54/07, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, Palembang menunjukkan titik terang.

Satu dari empat pelaku perampokan terhadap korban berhasil diciduk, anggota Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (12/11/2018).

“Memang sengaja belum kita rilis, karena kita masih fokus untuk menangkap tiga pelaku lainnya. Saya imbau (pelaku lainnya) untuk segera menyerahkan diri, jika tidak nasib yang sama seperti tersangka lain, akan menimpanya,” ujar Kapolda Sumatra Selatan (Sumsel) Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara.

Ditambahkan Zulkarnain, berdasarkan pengakuan tersangka Ridwan alias Rido yang berhasil ditangkap pihaknya, korban dieksekusi di Jalan Lintas Betung-Sekayu, dan para pelaku membuang jenazah korban di semak-semak yang banyak terdapat di ruang jalan tersebut.

“Dari pengakuan tersangka, mereka membuang korban di Sekayu. Saya sarankan Kasubdit Jatanras, untuk menyisiri lokasi kemungkinan keberadaan jenazah korban. Namun, yang kami utamakan saat ini adalah, pendekatan terhadap tersangka. Mengenai peran serta dan keterlibatannya masing-masing belum bisa kami jelaskan, nampaknya sama seperti kejadian sebelumnya, ada yang mencekik, memegang tangan dan ada yang menghabisi korban,” papar orang nomor satu di Polda Sumsel itu.

Selain tersangka Ridwan alias Rido yang telah berhasil diamankan petugas, tiga pelaku lain yang masih buron masing-masing Ab, Fn, dan An. Ketiganya diduga melarikan diri, karena mengetahui salah satu pelaku telah tertangkap petugas, maupun informasi bahwa komunitas sopir taksol pun turut bekerjasama mencari keberadaan jenazah korban.

Kendati demikian, nampak di kediaman orang tua korban, di Jalan Kolonel H Burlian, Gang Pelita, Km 5, Palembang, masih ramai didatangi keluarga maupun komunitas sopir taksol.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sofyan dilaporkan menghilang usai mengantarkan penumpang, Senin (29/10) silam, dan hingga kini belum juga kembali.

Korban terakhir menerima orderan yang dipesan seorang perempuan, yang ternyata penumpangnya adalah empat laki laki. Korban sempat meminta rekan-rekannya sesama sopir taskol agar dapat memantau posisi kendaraannya melalui aplikasi, yang diketahui bermula di kawasan Jalan Kolonel H Burlian, Km 5 Palembang, menuju arah simpang bandara SMB II.

Namun, hingga malam hari korban tidak kunjung pulang. Posisi GPS ponsel korban terakhir terlacak oleh rekannya, sesama pengemudi taksol di Kawasan Betung, Banyuasin, Sumsel, dan setelahnya tak terpantau lagi keberadaannya.

(fhy)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.