Penyebar Hoaks Server KPU Diatur Menangkan Jokowi-Ma’ruf Ditangkap

JAKARTA,koranindonesia.id-Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap dua pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks yang menyebut server Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah diatur untuk memenangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, satu pelaku berinisial EW ditangkap di Ciracas, Jakarta Timur. Pelaku lainnya yang berinisial RD ditangkap di Lampung, keduanya sudah diamankan dengan lengkap barang bukti.

“Dua tersangka telah ditangkap. Yang satu ini atas nama EW ditangkap di Ciracas pada Sabtu (6/04/2019) dini hari dan satu lagi seorang ibu rumah tangga berinisial RD ditangkap di Lampung dan saat ini dalam pemeriksaan dititipkan di Polda Lampung,” ungkapnya di Media Center Mabes Polri, Senin (8/0/20194).

Ditambahkannya keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka. EW diketahui sebagai kreator dan penyebar hoaks sedangkan RD diketahui hanya sebagai penyebar di akun Facebook dan Twitter. Dari keduanya, polisi menyita telepon genggam beserta kartu SIM.

“Keduanya bakal dijerat dengan Pasal 14 Ayat 3 dan Pasal 14 Ayat 2 Undang-undang Nomor 1 tahun 1946 dengan ancaman hukuman 4 tahun,” terangnya.

Kepala Subdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Pol Dani Kustoni menambahkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, kedua pelaku mengaku tidak saling mengenal. Tim penyidik pun masih mencari tahu apakah ada yang memerintahkan para pelaku untuk menyebar hoaks.

Dijelaskannya terdapat delapan akun yang teridentifikasi turut menyebarkan hoaks tersebut. Namun demikian, hanya tiga akun yang diketahui sebagai akun asli. Sehingga polisi akan mencari pelaku-pelaku lainnya yang menyebarkan hoaks tersebut.

“Sekarang masih dalam proses identifikasi hanya tiga yang merupakan akun riil,” tandasnya (erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.