Penumpang Bus AKAP Tewas di Kamar Mandi Rumah Makan

BANYUASIN, koranindonesia.id – Parni (72) yang tercatat sebagai warga Madiun, Jawa Timur diketemukan meninggal dunia di kamar mandi Rumah Makan Musi Indah, Desa Bukit, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan (Sumsel) pada Jumat (28/9/2018) sekira jam 18.30 WIB, kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban dalam perjalanan dari Pekan Baru menuju Madiun, dengan menumpang Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) PO. Rema Abadi.

Korban saat membeli tiket di PO tersebut sesungguhnya sudah ditolak, karena ketika itu korban sudah terlihat dalam kondisi sakit dan ada kabar dari anak korban, sebenarnya korban diminta pulang ke Jawa dengan menggunakan pesawat terbang.

“Namun, dikarenakan korban sendiri ngotot ingin mudik dengan menumpang bus dan akhirnya anak korban yang bernama Kus, akhirnya menghubungi kami dan meminta tolong agar ayahnya dapat mudik ke Jawa dengan menumpang bus tersebut,” ujar Waluyo, petugas RM Musi Indah, dibincangi wartawan, Sabtu (29/9/2018).

“Memang korban itu diketahui sudah dalam kondisi sakit dan pihak PO pun awalnya sudah menolak korban itu jadi penumpangnya, karena pihak anak korban meminta tolong, akhirnya pihak PO pun mengijinkannya,” imbuhnya.

Masih menurutnya korban itu dalam perjalanan dari Pekan Baru itu, setibanya di rumah makan tersebut, tujuannya hendak menumpang mandi dan diketahui korban ternyata sudah tidak bernyawa.

“Lalu kami laporkan ke polisi yang kemudian jasad korban dibawa ke RSUD Banyuasin untuk divisum,” tandasnya.

Sementara itu Kus, anak korban tiba di RS Banyuasin pada Jumat (28/9) siang, untuk kemudian membawa jenazah ayahnya, untuk disemayamkan di rumah duka. Jenazah korban dimakamkan di TPU Kampung Baru, Desa Bukit, Kecamatan Betung atas permintaan anaknya.

Sementara itu terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Bukit, Suwarno membenarkan, telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.

“Namun apa penyebabnya kami tidak begitu jelas, sebab jenazahnya langsung dilarikan ke RSUD Banyuasin dan usai salat Jumat jenazah korban diketahui anaknya dimakamkan di TPU Kampung Baru,” akunya.

Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Markos Surya Pinem saat dikonfirmasi membenarkan, telah menerima laporan dari Kapolsek Betung, terkait peristiwa tewasnya salah satu penumpang bus AKAP di kamar mandi sebuah rumah makan, yang ada di wilayah hukum Polsek Betung tersebut.

“Personel kami langsung melakukan olah TKP dan membawa jenazahnya langsung ke RSUD Banyuasin untuk dilakukan Visum Luar. Selanjutnya mayat diserahkan ke pihak RS sampai menunggu dari pihak keluarga datang untuk mengambilnya,” pungkasnya.
(wal)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.