Banner sumsel

Pentingnya Peran Guru dalam Kurikulum 2013

APA sih kurikulum 2013 itu? Kurikulum 2013 merupakan sebuah kurikulum yang menuntut peserta didik paham atas materi, aktif dalam berdiskusi dan presentasi serta memiliki sopan santun terutama disiplin yang tinggi. Sejak diujicobakan dari tahun 2013 sampai di terapkan Agustus 2018/2019 kurikulum ini mendapatkan respon luar biasa dari berbagai kalangan. Ada yang setuju maupun tidak setuju terhadap perubahan kurikulum ini.

Lepas dari permasalahan  setuju dan tidak setuju dalam perubahan kurikulum 2013 ini, masih ada permasalahan yang muncul baik dari peserta didik, tenaga pengajar dalam menerapkan kurikulum ini. Oleh karena itu, saya kira perlu harus dibuat sebuah pelatihan untuk  tenaga pengajar atau guru pendidik semua tingkatan untuk memahami dan mengaplikasikan kurikulum 2013 di sekolah masing-masing.

Karena tidak sedikit tenaga pengajar belum memahami bagaiamana mengaplikasikan kurikulum 2013 tersebut. Bukan hanya itu sebuah pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan tenaga pengajar atau guru yang dalam menerapkan kurikulum 2013 dengan lebih efektif dan profesional. Tidak hanya itu, ketika ada isu atau keluhan dari peserta didik terhadap program pembelajaran yang membosankan sebab masih adanya peserta didik yang belum beradaptasi dengan kurikulum 2013 ini, seperti waktu sekolah yang lebih panjang dapat diselesaikan dengan pemahaman yang sama antara peserta didik dan guru serta lembaga pendidikan.

Di sinilah peran guru dalam merubah fungsi kelas sebagai reflika kehidupan nyata dengan mewujudkan suasana pembelajaran dan proses pembelajaran yang aktif,  dengan memanfaatkan berbagai media seperti media cetak, elektronik, internet dan teknologi di sekolah. Sesuai Permen Dikbud Republik Indonesia No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Guru Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013.

Bukan hanya itu peran guru sangat penting dalam memberikan pendidikan, bimbingan, dorongan maupun semangat tidak kalah pentingnya fasilitas yang sangat berguna untuk para peserta didik, melihat dari tuntutan yang di berikan kurikulum 2013 terhadap peserta didik.

Menurut saya, inilah yang menjadi tantangan bagi guru profesional untuk merubah model pembelajaran yang sesuai dengan zaman dan yang tidak membosankan dalam mengaplikasikan kurikulum 2013 ini. Tidak kalah pentingnya keterampilan guru juga perlu dalam memancing peserta didik dalam mengembangkan diri dan mengasah daya nalar dalam memahami sebuah materi pembelajaran.  Atau mungkin dengan membuat proses pembelajaran menjadi menyenangkan bagi peserta didik, Misalnya di dalam pembelajaran adanya sesi game atau bermain untuk lebih menyenangkan dalam memahami sebuah materi yang diberikan.

Model pembelajaran ini bermaksud untuk menanamkan sikap disiplin kreatif, inovatif, dan kompetitif terutama menghilangkan rasa bosan atau melalui pendekatan saintifik kurikulum 2013. Orang tua peserta didik diharapkan ikut juga berperan dalam kemajuan pendidikan dalam bentuk support yang lebih kepada anak-anaknya.

Semoga kurikulum 2013 sesuai terhadap tujuan dan sasaran berbasis karakter, dengan adanya tenaga pengajar atau guru yang profesional sehingga dapat memberikan wujud baru terhadap pendidikan Indonesia yang akan maju, mandiri dan berdiri kokoh di hadapan negara – negara tetangga, Timur, dan Eropa.

 

 

 

 

 

 

6 Komen
  1. ayu berkata

    Suka deh

    1. Redaksi KoranIndonesia berkata

      semoga dengan adanya infromasi ini dapat menambah pengathuan kita

  2. Ahmad berkata

    Terimakasih atas infonya 👍👍👍

    1. Redaksi KoranIndonesia berkata

      iya sama-sama

  3. Indah novan berkata

    Trimakasih sngt bermnfaat informasinyaa 😊😊

    1. Redaksi KoranIndonesia berkata

      iya sama2, jgan lupa baca berita yang lain ya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.