Banner Pemprov 17 Agustus

Penodong Sadis Diringkus Polsek Lakitan

MUSIRAWAS,koranindonesia.id-Satu dari empat spesialis pecurian dengan kekerasan (Curas) Hendri (34) warga Dusun Lubuk Primbun, Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas, berhasil diringkus anggota Polsek Muara Lakitan.

Sedangkan ketiga rekan yakni, KR, HI dan HR masih dilakukan pengejaran petugas dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka diduga melakukan aksi terhadap, Juwita (55) yang tak lain adalah tetangga sendiri pada Rabu (17/3/2019) pukul 14.00 WIB.

Akibatnya, korban kehilangan sepeda motor merek Honda NF 100 warna merah Nopol BG 4692 HH dengan kerugian ditaksir Rp 8 Juta.

Kapolres Mura, AKBP Suhendro melalui Kapolsek Muara Lakitan, Iptu Romi saat dikonfirmasi membenarkan telah meringkus satu tersangka, saat ini tersangka sudah dijebloskan kedalam sel tahan Polsek.

“Tersangka, sudah kami tahan dan saat ini masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Senin (8/4/3/2019).

Iptu Romi menjelaskan, tersangka diringkus bermula saat anggota mendapatkan informasi dari warga terkait keberadaan tersangka. Kemudian, anggota langsung melakukan penyelidikan sekaligus pengintaian.

Setelah dilakukan penyelidikan diketahui keberadaaan tersangka, dan diringkus, saat dilakukan penggeledahan ditubuh tersangka didapatkan sebilah senjata tajam jenis pisau.

“Saat diintrogasi, tersangka mengakui perbuatannya, dan terlibat perkara pembunuhan,” jelas Romi.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, tersangka diringkus diduga terlibat perkara curas.
Tersangka melakukan aksinya, bermula saat korban mengendarai sepeda motor bermaksud pulang ke rumah di Dusun Lubuk Primbun.

Di tengah perjalanan korban di todong menggunakan senjata tajam berupa celurit dan golok oleh empat orang pelaku dua pelaku menggunakan sebo (penutup wajah) dan satu orang tanpa penutup wajah yang dikenali oleh korban yakni tersangka, Hendri.

Salah satu tersangka lalu memukul tubuh korban menggunakan tangan dan mengancam menggunakan senjata tajam selanjutnya, tersangka meminta paksa sepeda motor milik korban. (San)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.