Banner sumsel

Pengucuran Dana Kelurahan, Sandiaga: Biarkan Masyarakat yang Menilai

JAKARTA,koranindonesia.Id – Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno, tidak ingin berprasangka buruk terhadap rencana pemerintah yang  akan mengucurkan dana kelurahan.

Menurut Sandiaga, itu akan baik jika memang niatnya ingin membantu masyarakat.

Namun tentunya tidak juga bisa dihindari kalau kemudian muncul polemik. Karena rencana pengucurannya menjelang tahun politik. Sebagian publik mencurigai itu upaya pemerintah untuk menarik simpati para aparat kelurahan jelang pemilu tahun 2019.

Tetapi Sandiaga menyerahkan sepenuhnya penilaian itu kepada masyarakat. Khalayak dapat memperkirakan sendiri adakah kepentingan politis di balik itu.

“Apakah ini ada udang di balik batu atau apakah ini sebuah program yang dicanangkan sebelumnya,” ujarnya.

Selain soal dana kelurahan, Sandiaga juga mengkritik masalah penegakan hukum yang ia nilai masih perlu banyak perbaikan. Penegakan hukum, katanya, masih lebih banyak menghukum rakyat kecil dibanding elite atau kalangan atas.

“Karena masih dirasakan oleh segenap masyarakat kepastian hukum itu masih harus terus diperbaiki; bagaimana hukum itu tidak tajam ke bawah tapi tumpul ke atas, seperti pisau; bagaimana hukum itu tidak tebang pilih,” ujarnya.

Penegakan hukum dinilai penting karena kriminalitas meningkat. Begitu juga peredaran narkoba yang makin merajalela.

Dia mengingatkan agar masyarakat atau pun para kandidat dalam pemilu tidak saling menjatuhkan sehingga mengganggu stabilitas nasional. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih memiliki waktu satu tahun untuk bekerja hingga pemilu pada April 2019.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.