Penghapusan Pajak Kendaraan Motor dan SIM yang Dijanjikan PKS, Masih Perlu Dikaji

JAKARTA,koranindonesia.Id-Polri menilai masih perlu kajian dan survei secara komprehensif, terkait wacana  untuk penghapusan pajak kendaraan roda dua dan SIM seumur hidup seperti wacana yang digulirkamn Partai Keadilan Sosial (PKS) pada janji kampanye di Pemilu serentak 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan wacana penghapusan pajak sepeda motor dan pemberlakukan Surat Izin Mengemudi (SIM) seumur hidup, masih perlu pengkajian mendalam. Selain itu, kebijakan yang akan dibuat dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) itu perlu dibahas oleh ahli-ahli dibidangnya.

“Perlu kajian akademis yang komprehensif dan pembahasan para pihak dulu. Tidak bisa hanya diputuskan secara sepihak karena semuanya butuh proses,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Dijelaskan Dedi jika alasan wacana kebijakan tersebut untuk mengurangi beberapa persoalan di masyarakat mengenai administrasi, perlu dilakukan survei terlebih dahulu untuk membuktikan kebenarannya. Hasil survei itu nantinya juga akan memberikan gambaran keluhan seperti apa saja yang dialami masyarakat, dalam mengurus administrasi sepeda motor.

Dijelaskan Dedi kembali, saat ini sistem pengurusan administrasi kendaraan roda dua sudah diimbangi dengan teknologi yang mempermudah prosesnya. Selain lebih mudah, menurut Dedi, sistem saat ini juga lebih transparan.

“Pelayanan tersebut sudah online, sistemnya mudah, cepat, dan transparan, dengan biaya sudah tertera di Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” terangnya

Dia menegaskan, penghapusan pajak sepeda motor itu perlu dikaji dengan berbagai perspektif. Apalagi usulan tersebut belum melalui survei, dan dianggap belum mencakup pertimbangan secara menyeluruh dan tidak harus di jalani.

Sementara tim kemenangan Prabowo-Sandiaga menjanjikan apabila dapat memenangkan pemilu kepala negara 2019 ini, mereka akan menghapus pajak pajak sepeda motor. Pajak yang dimaksud, adalah pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak bea balik nama kendaraan bermotor (PBBNKB), Tarif Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan, biaya administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan biaya administrasi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk sepeda motor ber-cc kecil.

Sementara yang dimaksud SIM seumur hidup adalah untuk SIM A, SIM B1, Sim B2, SIM C dan SIM D. (Erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.