Bhintan Shalawat

Pengguna Medsos Dilarang Posting Pernyataan dan Foto di Masa Tenang

JAKARTA,koranindonesia.id-Komisi Pemilihan Umum RI mengingatkan pengguna media sosial (medsos) yang kerap disebut sebagai “influencer” untuk menghormati masa tenang pemilu dengan tidak mengunggah pernyataan atau foto yang berisi informasi tentang peserta pemilu.

Komisioner KPU RI, Viryan Azis mengatakan di masa tenang ini masyarakat diajak merenung untuk menentukan pilihan. Sudah cukup memberikan informasi atau melakukan kegiatan kampanye.

Hal ini disampaikan Viryan, menyikapi adanya beberapa pengguna media sosial yang memiliki banyak pengikut, yang memberikan informasi atau referensi kepada masyarakat dalam memilih peserta pemilu melalui akun medsosnya.

Dijelaskan Viryan masyarakat sudah cukup mendapatkan informasi tentang peserta pemilu karena masa kampanye sudah diberlakukan dengan sangat panjang. Jadi dalam massa tenang ini, tidak ada lagi postingan-postingan mengenai kedua calon capres dan cawapres.

“Jadi silakan saling menghormati, renungi. Kemarin kan banyak informasi macam-macam, sebagiannya hoaks, nah yang hoaks ini jangan terpengaruh,” ungkapnya kata di Gedung KPU RI, Jakarta, Senin (15/04/2019).

Buruan menekankan seluruh pihak dapat melaporkan ke Bawaslu jika mendapati kegiatan seperti kampanye pada masa tenang. Nantinya Bawaslu akan menilai apakah kegiatan yang dilaporkan itu termasuk dalam pelanggaran atau tidak.

​​​​​​”Bawaslu akan menilai, karena konteksnya bisa bermacam-macam. Kalau memang melanggar aturan dapat dilaporkan untuk ditindaklanjuti sesuai hukuman yang berlaku,” tandasnya. (erw)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.