Banner sumsel

Penganiaya Anggota TNI Ditangkap, Pelaku Dendam karena Sering Ditegur

 

JAKARTA,koranindonesia.id- Pelaku penganiayaan seorang anggota TNI dari Kesatuan Kostrad Heri Triyanto (34), yang juga menjabat sebagai ketua RT 003/01 Kedaung, Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat berhasil diringkus Tim Gabungan Reskrim Polres Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol H Khoiri mengungkapkan, Korban dianiaya lantaran pelaku berinisial DS alias OG (37) tak terima ditegur oleh korban. Korban selaku ketua RT sempat menegur pelaku karena sering mendatangi rumah Mariyam yang sudah berkeluarga. Namun, teguran korban selama ini membuat pelaku tidak senang dan dendam terhadap korban.

“Pelaku yang tak terima ditegur ternyata menyimpan dendam. Sehingga pada hari Selasa, 2 Juli 2019, ketika korban sedang melintas dihadang dan diserang oleh pelaku dengan menggunakan samurai hingga korban mengalami luka di bagian telapak tangan sebelah kiri,” Ungkapnya kepada koranindonesia.id saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (8/07/2019).

Atas kejadian itu, korban dengan dibantu warga sekitar mendatangi Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat untuk membuat laporan penganiayaan terhadap dirinya.

“Korban langsung membuat laporan terkait penganiayaan. Laporan tersebut langsung ditindak lanjutin kepolisian untuk meringkus tersangka,” terangnya.

Sementara, Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat, Iptu Dimitri menjelaskan, Berangkat dari laporan yang didapat bersama tim Reskrim Polsek Cengkareng, kemudian anggota Kriminal Umum Subnit Jatanras Polres Metro Jakarta Barat melakukan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait pelaku.

“Kurang dari 1X24 jam, pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya di kawasan Kalimati Kedaung Kali Angke Cengkareng,” paparnya.

Di hadapan penyidik, OG mengakui atas perbuatannya dan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban lantaran kesal dirinya tidak terima ditegur. Diakuinya dengan sakit hati, pelaku dendam dan terjadilah penganiayaan tersebut.

“Atas perbuatannya, pelaku kita jerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,” Tandasnya. (erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.