Pengamanan Selama Musim Mudik, Kapolres Ancam Tembak Ditempat Pelaku C3

INDRALAYA, koranindonesia.id – Operasi Ketupat Musi 2018 yang digelar selama 16 hari, pada H-7 hingga H+9  Idul Fitri tahu ini, dilakukan untuk memberikan tambahan keamanan bagi para pemudik di musim libur Lebaran 2018.

Kapolres Ogan Ilir AKBP.Gozali Ahmad menyatakan, saat ini sejumlah warga sudah mulai mudik dan meninggalkan rumah selama musim libur lebaran. Dan untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas di kompleks pemukiman akan dilakukan patroli terpadu yang menugaskan Unit Sabhara didukung oleh Satuan Sat Brimob Polda Sumsel dan unsur personel dari TNI pada jam-jam rawan secara terus menerus.

“Dan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan Polres Ogan Ilir telah mendirikan pos pelayanan dan pos pengamanan yang tersebar dari titik nol Tol Begayut, Simpang. Tol Unsri, Pos Yan pasar Indralaya, Pos Pam Muara Meranjat, dan Pos Pam Km 56 Tanjung Raja,” kata Kapolres kepada koranindonesia.id, Kamis (14/6/2018).

Untuk itu, Kapolres mengimbau bagi warga yang akan mudik, agar memastikan rumah dalam keadaan terkunci dan memberitahukan kepada RT/RW, atau tetangga yang tidak mudik.

“Nantinya, pihak RT dan RW akan melaporkan kepada Babinkamtibmas supaya dilakukan patrol,” imbuh Kapolres pula.

Gozali Ahmad menambahkan, jika masih ada pelaku kejahatan yang mencoba beraksi dalam wilayah Kabupaten Ogan Ilir , maka pihaknya memastikan akan melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Dan jika ada pelaku C3 (Curas, Curanmor, dan Curat) akan kami tembak di tempat,”

Hal ini menurut Kapolres, dilakukan jika para pelaku kejahatan sudah membahayakan petugas dan masyarakat. Kapolres menambahkan wilayah ogan Ilir pasti aman bagi masyarakat dan tidak akan aman bagi para pelaku kejahatan. (snd)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.