Banner sumsel

Penerbitan IMB di Lahat Terus Meningkat

LAHAT,  koranindonesia.id – Dari catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupten Lahat permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari tahun ke tahun mengalami peningkatan.

Hal tersebut terbukti, dari data mulai 2013 hingga 2018 angka terus bertambah.

Plt Kepala Dinas DPMPTSP  Ali Afandi melalui Kabid Bidang Perizinan Pembangunan Kesehatan dan Pendidikan Samsul Bastoni didampingi Kasi Pelayanan Izin Prinsip Pembangunan Kesehatan dan Pendidikan Syarifudin mengatakan, jumlah dari tahun ke tahun permohonan penerbitan izin dari 15 jenis izin bangunan terus meningkat.

Dirincikannya, pada 2013 sebanyak 101 izin, 2014 ada sejumlah 268 izin, 2015 sebanyak 226, pada 2016 tercatat ada 362 izin, dan di 2017 sebanyak 805 izin yang dikeluarkan pihaknya.

“Sedangkan pada 2018 sampai September sudah ada sebanyak 526 izin, dan tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah lagi,” ucapnya, Jumat (5/10/2018)

Tugu Kota Lahat (FOTO/IST)

Izin yang didominasi oleh izin perumahan itu, lanjut Syarifudin tidak dipungut biaya, hanya saja diharuskan membayar pajak retribusi. Kemudian, untuk persyaratan penerbitan izin tersebut, hanya dengan mempersiapkan surat permohonan izin dari kades/lurah, KTP, sertifikat tanah atau surat keterangan tanah serta PBB tanda lunas.

“Masyarakat biasanya membuat IMB untuk kepentingan masing masing. Selain gratis proses tidak dipersulit,” paparnya.

Meskipun sampi saat ini belum ada sanksi jika belum mempunyai IMB ini, Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Lahat Ali Afandi tetap mengharapkan agar masyarakat segera membuat IMB, karena menurutnya dengan adanya IMB akan banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

“Selain kelengkapan administrasi. Jika suda ada IMB akses rumah terdaftar di Pemkab. Selain itu harga jual rumah bisa lebih tinggi,” tandas Ali.

(sfr)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.