Banner sumsel

Pemungutan Suara Serentak Pilkades 145 Desa, Diwarnai Bagi Duit Hingga Kisruh di TPS

KARANGANYAR, koranindonesia.id – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, digelar serentak pada Rabu (20/2/2019). Dalam prosesnya, ditemukan adanya praktik politik uang hingga kisruh antrean di tempat pemungutan suara (TPS).

Salah seorang warga Desa Pojok, Parlan (58) mengaku jika anggota keluarganya mendapat uang senilai Rp100.000. Ada lima calon Kades yang ada di desa tersebut, dan semuanya memberi uang agar mencoblos mereka.

“Semua memberikan (uang Rp100.000). Keluarga kami dapat semua,” katanya.

Selain di Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang praktik politik uang dalam pertarungan menduduki kursi Kades ini juga terjadi di wilayah lainnya. Diantaranya, Desa Wonorejo, Jatiyoso; Kecamatan Jaten; Kecamatan Tasikmadu dan sebagainya. Pembagiannya dilakukan secara kucing-kucingan.

Sementara itu, rombongan Forkopimda memantau pelaksanaan Pilkades di sejumlah desa. Bupati Juliyatmono menyapa warga dan panitia di lokasi pemungutan suara di tiga desa di Karangpandan, dua desa di Mojogedang, serta beberapa desa di Jumantono, Jumapolo dan Jatipuro.

Bupati menyaksikan antrean panjang pemilih di TPS. Mereka yang belum nyoblos, berjubel di depan pintu balai desa sambil beraut muka kesal. Terutama di desa berjumlah pemilih 3.000 orang lebih.

“Ini membuktikan, bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi. Diselesaikan sampai tuntas, jangan sampai ada warga desa yang kelewatan untuk memberikan hak pilihnya hingga waktu yang ditentukan,” kata Juliatmono.

Disinggung politik uang yang ditemukan di sejumlah wilayah di Kawasan Kabupaten Karanganyar tersebut, Juliatmono mengaku sudah menerima sejumlah laporan. Dirinya mendapat informasi dari para camat.

“Ada satu dua laporan. Sudah diselesaikan kedua belah pihak calon. Itu menjadi wilayah pidana. Ambil langkah cepat agar tidak berkembang. Lagipula seluruh cakades sudah kita kumpulkan. Mereka tahu betul konsekuensi melanggar aturan,” katanya.
(ali)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.