Banner pemprov Sumsel Vaksin
Muba vaksin maret 2021

Pemprov Kaltara akan Meningkatkan Mutu Pendidik

Jakarta,koranindonesia.id-Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). Salah satu sektor yang mempengaruhi IPM adalah pendidikan.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal Arifin Paliwang mengatakan untuk memajukan sektor pendidikan pihaknya akan lebih meningkatkan mutu para tenaga pendidik.

“Kita akan memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik, kemudian melihat pola-pola yang akan diajarkan ke anak didiknya, baru kemudian dilakukan pembenahan terhadap fasilitas-fasilitas pendidikan,” kata Zainal dalam keterangannya yang diterima InfoPublik, Selasa (16/02/2021).

Sementara Wakil Gubernur Kaltara, Yansen TP menambahkan bahwa di dalam sektor pendidikan, yang paling utama sekarang ini kita sedang menghadapi situasi COVID-19, dimana pola pembelajaran itu dilakukan dengan daring.

“Nah, ini mungkin yang jadi perhatian kami berdua, karena kalau kita meningkatkan mutu pendidikan harus ada informasi yang menyebar ke rakyat, nah fasilitas untuk menyebarkan informasi ini yang harus didahulukan,” ujar Yansen.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat, IPM Kaltara 2020 sebesar 70,63. Angka ini lebih rendah 0,52 poin dibandingkan IPM Kaltara 2019 yang mencapai 71,15.

Hal ini terjadi untuk pertama kalinya sejak 2013, yang rata-rata terus mengalami peningkatan IPM. BPS mencatat, rata-rata pertumbuhan IPM Kaltara per tahun sebesar 0,55 persen.

Meski mengalami penurunan, level IPM Kalimantan Utara pada tahun 2020 yang mencapai 70,63 masuk dalam kelompok “Tinggi”. Angka IPM tersebut tentunya dipengaruhi oleh kualitas Kesehatan dan Pendidikan masyarakat Kalimantan Utara yang mengalami peningkatan, dimana untuk Umur Harapan Hidup (UHH) di tahun 2020 tumbuh 0,07 persen.

Demikian pula dengan Harapan Lama Sekolah (HLS) tahun 2020 tumbuh 0,70 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran per kapita yang disesuaikan mengalami penurunan 6,28 persen.(YDR)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.