Banner sumsel

Pemkot Palembang Petakan Permasalah Kota Lewat Ur-Scape

PALEMBANG, koranindonesia.id – Mengatasi permasalahan kota, baik infrastruktur, kesehatan dan pendidikan, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang  menggunakan Ur-Scape Planning Support Tool dari lembaga penelitian Future Cities Laboratorium (FCL) juga untuk meningkatkan kualitas perencanaan tata kota.

Kepala Bapedda Litbang Kota Palembang Harrey Hadi mengatakan, Ur-Scape merupakan aplikasi manajemen tata ruang berbasis data geospasial. Melalui aplikasi yang bersifat open source ini, Kota Palembang akan mempunyai data integratif tentang tata ruang.

Penggunaan aplikasi ini resmi dilakukan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Palembang dan FCL Singapura. Ur-Scape ini merupakan hibah untuk Pemkot Palembang.

“Ur-Scape ini berfungsi untuk pemetaan permasalahan kota, titik genangan, kemiskinan, kesehatan, kebakaran dan lainnya. Sehingga menjadi acuan Pemerintah Kota Palembang tentang apa yang perlu dilakukan, berikut solusi-solusinya,” jelas Harrey Hadi, usai penandatangan MoU di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa (9/10/2018).

Menurutnya, Palembang merupakan salah satu dari empat kota lainnya yang mendapatkan bantuan ini. “Butuh waktu enam bulan untuk masukan data ke dalam aplikasi, harapan kita tahun depan sudah bisa kita gunakan,” katanya.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menyambut baik kerjasama ini. Aplikasi ini kata dia,  sangat membantu pihaknya untuk mengetahui data pasti mengenai kondisi Kota Palembang secara detail.

“Aplikasi ini sangat membantu saya untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan kualitas tata kota,” katanya.

(FOTO/SEN)

Direktur Future Cities Laboratory Prof Stephen Cairns mengatakan, Ur-Scape dikembangkan oleh Future Cities Laboratory (FCL) yang didirikan oleh ETH-Zurich dan National Research Foundation Singapura.

Ia mengatakan, Ur-Scape berfungsi untuk membantu para pembangun kota, untuk meningkatkan kualitas keputusan perencanaan dan desain tata kota. “Pemerintah dapat mengetahui data banjir, kerentanan kota, penyebaran penduduk dan lapangan pekerjaan, hingha kesehatan kota, serta kesesuaian tata ruang,” katanya.

Dengan tampilan antar-muka yang mudah, pemerintah bisa mendapatkan data-data akurat dan sebaran datanya seluruh kawasan Palembang.

“Ur-Scape bekerja dengan cara mengumpulkan, menggabungkan, dan mengelola data-data geospasial secara sistematis. Penggunanya bisa memvisualisasikan dan berinteraksi dengan data-data tersebut secara intuitif,” katanya.

(iya).

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.