Banner sumsel

Pemkot Bentuk Tim Cari Jalan Rusak

PALEMBANG, koranindonesia.id – Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang untuk memberantas jalan berlubang (zero hole) yakni dengan membentuk tim khusus pencari jalan dan jembatan rusak.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), Pemkot Palembang membentuk tim khusus penilik jalan dan jembatan guna menginventarisir kerusakan ruas jalan di Kota Palembang.

Kepala Dinas PU-PR Kota Palembang, Akhmad Bastari mengatakan, ini adalah salah satu langkah nyata untuk meminimalisir kerusakan jalan di Palembang, sehingga pihaknya terus melakukan perbaikan tepat sasaran. Untuk menginvetarisir kerusakan tersebut, telah dibentuk tim yang bertugas melaporkan secara langsung kerusakan jalan di Palembang. “Jadi nanti akan ada tim yang mencari jalam yang rusak, serta melakukan survey jika ada laporan dari masyarakat. Nanti tim ini akan melaporkannya melalui foto dan pemberian tanda,” jelasnya, Rabu (18/4/2018).

Menurutnya, sampai saat ini sudah satu bulan tim penilik jalan dan jembatan tersebut menyusuri jalan di wilayah Kota Palembang. “Sejak diterapkan, kami mendapat kemudahan untuk bekerja memperbaiki jalan yamg rusak. Karena, melalui foto serta survey, dapat diketahui berapa besaran anggaran yang disiapkan untuk perbaikan,” tuturnya.

Bastari mengakui, tim penilik yang dibentuk atas perintah Walikota Palembang yang saat itu dipimpin H Harnojoyo ini, tidak hanya berfungsi terhadap jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang. Di mana, hasil dari tim ini dapat menjadi rujukan untuk melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), Balai Besar Pelaksama Jalan dan Jembatam Nasional (BBPJN) termasuk Waskita yang akan memperbaiki ruas jalannya. “Kita pastikan jalan protokol kota Palembang, zero hole saat pelaksanaan Asia Games dan seluruh jalanan Palembang ditargtkan zero hole pada 2019 mendatang,” ungkapnya.

Untuk saat ini, jelas dia, pihaknya terus mendata kerusakan yang ada. Dan perbaikan sekarang diprioritaskan perbaikan di Kecamatan Gandus, Sematang Borang dan Plaju. “Kita akan libatkan semua pihak untuk dapat membantu perbaikan jalan. Seperti rencana Pelindo melalui dana CSR nya akan memperbaiki jalan di kawasan Boom Baru dan sekitarnya,” tandasnya.

Selain itu, ia menguraikan, mengenai kerusakan jalan yang ada di Palembang, Bastari menerangkan jika kerusakam jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Palembang persentasinya tidak terlalu besar. Di mana, untuk kerusakan ringan sekitar 28,5 kilometer atau 4% dan kerusakan berat ada 41,41 kilometer atau 6% dari total panjang 681,75 kilometer jalan kota. “Program zero hole 2018 yang dicanangkan Walikota akan segera terwujud sesuai visi misi Palembang EMAS (Elok Madani Aman dan Sejahtera). Apalagi, pada tahun ini, untuk pemeliharaan jalan dan jembatan dialokasikan sebesar Rp300 miliar,” tukasnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.