Pemkab Muba Terus Perbaiki Jalan Rusak

Masyarakat Diminta Bersabar

 

Sekayu,koranindonesia.id–Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas PUPR terus melakukan perbaikan dengan tanggap darurat atas kerusakan jalan yang terjadi di Desa Tanjung Keputran Kecamatan Plakat Tinggi tepatnya pada ruas jalan penghubung antara Desa Tanjung Keputran (B5) menuju Desa Sialang Agung (C2).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muba H. Herman Mayori, ST., MT melalui Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan, Irfan ST didampingi oleh Kasi Penanggulangan Darurat, Frans Gustian, ST mengatakan bahwa saat ini ruas jalan yang rusak diperbaiki dengan penanganan yang bersifat sementara minimal masyarakat pengguna jalan bisa mengakses jalan tersebut. Seperti perbaikan yang telah dilakukan di Desa Keputran (B5) dan kembali rusak, ini akan kita tindaklanjuti dengan perkerasan batu krokos.

“Memang, beberapa hari lalu kita sudah memperbaiki jalan tersebut, namun memang baru sebatas pembuangan lumpur dan pembuatan saluran drainase. Material Krokos baru datang hari ini dan kita langsung melakukan perkerasan jalan tersebut. Sekali lagi kami sampaikan bahwa Perbaikan yang kami lakukan memang sebatas penanggulangan sementara dan bukan bersifat permanen seperti cor beton.”kata irvan kepada awak media, minggu (16/2).

Dikatanya, pihaknya berharap agar masyarakat bersabar dan bisa memaklumi dengan kondisi sekarang, apalagi sekarang curah hujan memang sedang tinggi tingginya.

Lanjutya, Pada musim hujan seperti ini, Kerusakan jalan tidak hanya di Ruas Jalan Desa Tanjung Keputran saja. Pada saat ini Tim Preservasi Jalan dan Jembatan juga sedang memperbaiki ruas jalan dari Sp. Pauh (Keluang) – Sp. Selabu, Ruas Jalan Poros Sp. KUD Trijaya – Tanjung Agung Selatan dan Ruas Jalan Sekayu – Teladan – Sp. Supat. Oleh sebab itu semua alat berat Dinas PU PR semuanya ada di lokasi. Sehingga roling alat dari lokasi ke lokasi lainnya butuh waktu.

Setelah ruas jalan ini diperbaiki, sambung irvan pihaknya meminta agar masyarakat untuk bersama -sama menjaga kondisi jalan yang ada. Misal pada saat setelah hujan, mobil-mobil berat yang membawa buah sawit bisa menunggu dulu sampai kondisi jalan kering dan muatannya bisa dikurangi dari biasanya sehingga perbaikan jalan yang kami lakukan bisa bertahan lebih lama sambil menunggu dilakukan peningkatan jalan yang bersifat permanen. Dan ini segera kita masukkan dalam program Peningkatan Jalan untuk dianggarkan pada APBD perubahan atau tahun berikutnya.

“Dinas PU PR khususnya Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan terus berupaya melakukan perbaikan secara maksimal.Dan sekali lagi kami meminta kepada Masyarakat untuk memahami kondisi dilapangan, apalagi perbaikan yang kita dilakukan hanya bersifat sementara (penanggulangan darurat)”tukasnya. (Alf)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.