Banner sumsel

Pemasangan SR IPAL akan Dikenakan Tarif Berbayar

PALEMBANG, koranindonesia.id-Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) perkotaan di Sei Selayur sudah tahap pra kualifikasi. Setelah tender selesai akhir 2020 pemasangan pipa ke rumah-rumah mulai dilakukan. Sambungan Rumah (SR) pertama akan dilakukan di Kantor Walikota dan dikenakan tarif berbayar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Ahmad Bastari Yusak mengatakan, tahap pra kualifikasi pembangunan IPAL akan dilakukan sampai 6 Mei mendatang. Pra kualifikasi ini diikuti oleh 67 perusahaan dari enam negara yakni Indonesia, Malaysia, India, Australia, Jepang dan Amerika.

Pembangunan IPAL ini di lahan 5,7 hektar adalah hibah dari Pemerintah Australia senilai 45 juta AUSD atau Rp450 miliar. IPAL Sei Selayur dengan kapasitas 22 ribu sambungan ini akan mengolah limbah rumah tangga dan dialirkan kembali ke sungai dalam keadaan bersih.

“Setelah 6 Mei kita akan evaluasi siapa yang lulus kualifikasi dan tetap atas persetujuan Australia kemudian dilanjutkan tender,” katanya usai Pembahasan IPAL Sei Selayur di Balai Kota, Kamis (11/4/2019).

Bastari mengatakan, sebelumnya desain yang menentukan adalah Australia, namun kemudian ada re-desain lagi oleh Australia. “Ini memakan waktu sekitar dua bulan, Juli sudah tender,” ujarnya.

Saat ini pemasangan pipa induk sepanjang 8 Km sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Setelah semua proses selesai, pemasangan ke rumah warga pun dilakukan. Pipa induk ini di pasang di jalur Jalan Merdeka, Sudirman, Pasar 16 Ilir, Aligatmir, Veteran, Martadinata, Lemabang Mayor Zein, Kalidoni sampai Sungai Selayur.

“SR pertama akan dipasang di Kantor Walikota Palembang. Nantinya akan ditetapkan tarif berbayar seperti PDAM. Kita siapkan rancangan untuk Perda yang memperkuatnya,” jelasnya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengharapkan pembangunan proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Kota Palembang dapat selesai dengan baik. Dan pada tahap awal dapat terpasang keseluruhan 22.000 sambungan ke industri dan rumah tangga.

Ditambahkannya, Pemerintah Kota Palembang akan mempersiapkan segala upaya dalam mempersiapkan IPAL. Pemerintah Kota Palembang juga akan mempersiapkan regulasi terkait operasial IPAL, serta regulasi tentang penunjukan PDAM sebagai operatornya.

“IPAL berkapasitas 22.000 sambungan ditargetkan telah beroperasi optimal pada Tahun 2022,” ujarnya. (Iya)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.