Banner sumsel

Pelanggar Lalulintas di Lubuklinggau Didominasi Usia Produktif

LUBUKLINGGAU, koranindonesia.id – Jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lubuklinggau, terus gencar melaksanakan razia dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di wilayah hukum Polres Lubuklinggau.

“Razia merupakan tugas rutin dan kita juga melihat situasi,” kata Kasatlantas Polres Lubuklinggau, AKP Feby Febriyana, Jumat (19/10/2018).

Menurutnya, razia yang dilaksanakan pihaknya tidak menentukan titik lokasi, karena dilakukan secara bergantian. Seperti yang sering dilakukan pihaknya, ketika melakukan razia di sejumlah titik, seperti di Simpang Lintas, Watervang, Depan Masjid Agung As Salam, dan Watas. “Tidak tentu titik razianya,” imbuhnya pula.

Diakuinya, dalam razia rutin yang dilaksanakan anggotanya di lapangan, masih banyak menemukan pelanggaran lalulintas. Dan yang mendominasi yakni pelanggaran kelengkapan surat kendaraan, tidak mengenakan helm, serta melanggar aturan lalulintas.

“Tidak ada surat alasannya ketinggalan, tidak pakai helm dengan alasannya karena berjalan dekat, ada yang memang tidak niat sama sekali. Melawan arus karena dekat, cuman disitu belok, kata mereka,” ungkapnya.

Meski dengan alasan tersebut, anggota Satlantas Polres Lubuklinggau yang melaksanakan razia rutin tetap melakukan tindakan tegas seperti tilang. Dan per harinya sekitar 25 kendaraan yang ditilang dalam giat razia rutin Satlantas Polres Lubuklinggau.

“Kebanyakan yang sering melanggar lalulintas  itu kendaraan roda dua,”  jelasnya.

Pengendara yang melanggar dan dilakukan tindak tilang imbuh Feby, rata-rata usia produktif, yaitu antara 20- 40 tahun. “Usia produktif 20 – 40 tahun yang mendominasi melanggar lalulintas,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga tetap memprioritaskan pelanggaran lainnya seperti menggunakan ponsel saat berkendaraan, tidak menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil, mengemudi dalam kondisi mabuk, dibawah umur, dan melebihi kecepatan yang ditetapkan. “Kita tetap prioritas itu,” pungkasnya.

(san)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.