Pelanggan PDAM SU II Menunggak Hingga Rp51 Juta

PALEMBANG,koranindonesia.id– Tercatat per Maret 2018, 88 pelanggan PDAM Tirta Musi menunggak pembayaran senilai Rp51 juta dengan rata-rata masa tunggakan tiga bulan.

Pjs Manajer Unit Pelayanan PDAM Tirta Musi SU II Ari Chandra mengatakan, pihaknya  telah mengambil tindakan tegas bagi pelanggan yang lalai membayar biaya pemakaian air hingga batas tertentu.

Dikatakan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan antara satu hingga dua kali kepada pelanggan tersebut sesuai ketentuan masa tunggakannya. “Dari 88 pelanggan tersebut total tunggakannya mencapai Rp51 juta dengan total tunggakan selama 249 bulan,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya bakal menurunkan delapan tim untuk mengeksekusi pemutusan layanan air sementara bagi 88 pelanggan tersebut berada di kawasan Seberang Ulu (SU) II yakni di Jalan KH Azhari, Jalan Tembok Baru, Jalan A Yani dan Jalan HM Ryacudu pada Selasa (20/3) dengan pengawalan dari pihak kepolisian setempat.

Menurutnya, di kawasan SU II tersebut rata-rata 95  persen pembayaran pelanggan lancar. Bahkan untuk layanan air sebagian ada yang hidup 24 jam di wilayah Jakabaring dan di Jalan A Yani di sebelah kanan (deretan RS Muhammadiyah).

“Per Maret, total pelanggan di wilayah SU mencapai 39.739 sambungan. Dan pada 2018 ini kita targetkan ada 2500 pemasangan baru,” kata dia.

Untuk itu, saat ini pihaknya tengan melakukan rehab dibeberapa saluran dan jaringan pipa serta menambah daya sebanyak 500 liter/detik dari awalnya hanya 840 liter/detik sehingga total air yang mengalir mencapai 1340 liter per detik pada tahun ini juga.

Selain itu, lanjut dia, pada 2015 silam di sini ada delapan titik zona merah dan saat ini hanya tinggal dua titik yakni di ujung Jalan Pertahanan dan ujung Silaberanti yang tengah dalam progres rehab jaringan dan sudah berjalan 15 persen dari simpang Fly Over hingga ujung Jalan Silaberanti sepanjang sembilan kilometer.

“Ini bukannya tidak ada air sama sekali, namun dorongan airnya untuk sampai ke sana masih terbilang lemah. Untuk mengatasinya kita lakukan rehab jaringan tersebut,” tukasnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.