Banner sumsel

Pelajar SMAN 3 Adu Kecakapan Bahasa Asing dan Daerah

PALEMBANG, koranindonesia.id – Tak hanya memamerkan busana dan wawasannya saja, kali ini pelajar kelas X dan XI Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Palembang juga beradu kecakapan berbahasa asing dan daerah.

Tak ayal, dalam pelaksanaan pemilihan putra dan putri SMANTA (julukan SMAN 3 Palembang) 10 pasang kontestan memakai bahasa yang berbeda baik bahasa daerah dan asing untuk perkenalan diri dan menjawab pertanyaan juri. Pelaksanaan kegiatan ini sendiri dilangsungkan di halaman SMANTA pada Rabu (25/4) pagi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Palembang Rozali mengungkapkan, secara prinsip tidak ada perbedaan dalam pelaksanaan pemilihan putra dan putri terbaik SMANTA yang telah dilaksanakan sejak tahun 1991 silam. “Yang punya bakat berbahasa mereka kami beri kesempatan untuk berbahasa daerah maupun asing sehingga menambah warna dalam pemilihan putra dan putri terbaik ini,” katanya disela acara.

Pemilihan putra dan putri SMANTA saat ini, urai dia, telah menyisakan 20 orang kontestan dari kelas X dan XI yang akan menyabet gelar putra dan putri terbaik, berbakat, kedisiplinan, pariwisata, lingkungan hidup, intelegensi dan gelar lainnya dengan totalnya ada 10 macam kategori. “Mereka akan jadi duta sekolah. Latar belakangnya kita ingin menanamkan nilai kebudayaan untuk pelajar. Sebab even ini juga ada tingkatannya sampai nasional. Contoh di kota, pelajar kita sudah masuk grand final bujang gadis Palembang 2018,” paparnya.

Sementara itu, koordinator pelaksana kegiatan Susi Erlita menambahkan, ada beberapa tahapan tes sebelum didapatkannya 10 pasang kontestan tersebut yakni tes tertulis, wawancara dan kemudian masa karantinanya selama sebulan. “Awalnya ada 40 orang peserta. Yang rata-rata ikut ini peringkat 1-5 di kelas dan mempunyai bakat lainnya,” katanya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.