Pegawai Minimarket Tertipu Belasan Juta

PALEMBANG, koranindonesia. Id – Sial dialami Melinda (22), wanita yang bekerja sebagai kasir di sebuah minimarket ini harus menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan pasangan suami istri berinisial IA dan A.

Akibat peristiwa itu, minimarket tempatnya bekerja harus mengalami kerugian mencapai Rp17,6 juta. Sehingga dia ditemani temannya membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang.

Kepada petugas SPKT Polresta Palembang, korban menceritakan kejadiannya berawal ketika didatangi lelaki dan perempua yang mengaku pasangan suami-istri ingin membayar tagihan di aplikasi berbasis online.

“Mereka datang, bertanya dengan saya apakah bisa membayar traveloka. Saya jawab bisa, sekaligus meminta kode voucher yang akan dibayar kepada mereka,” ujarnya memberikan keterangan, Jum’at (8/6/2018) siang.

Setelah tiga kali top up dengan nominal masing-masing Rp1 juta, lanjut Melinda, ia menanyakan uang pembayaran isi ulang voucher tersebut. Pelaku mengatakan tidak punya uang dan meminta izin untuk pulang ke rumah mengambil uang.

“Suaminya pergi, istrinya yang menunggu. Katanya mau mengambil uang. Sambil menunggu yang laki-laki kembali, istrinya menyuruh saya untuk melanjutkan top up dan saya lakukan sampai 17 kali,” jelas Melinda.

Setelah IA kembali lagi ke minimarket tersebut, ternyata uang pembayaran pengisian saldo ke akun traveloka itu tidak ada. Bahkan, keduanya mengaku juga sudah menjadi korban penipuan yang dilakukan orang tak dikenalnya.

“Mereka bilang katanya mau dikasih uang dari toko kami, makanya melakukan transaksi itu. Tapi, setelah saya print out bukti transaksi top up, nama akunnya sama dengan KTP yang laki-laki. Saya kira dialah pelakunya,” ujar Melinda.

Ia berharap, dengan adanya laporan yang telah dibuat, pihak kepolisian Polresta Palembang dapat segera menangkap kedua pelaku dan uang milik perusahaan tempatnya kerja kembali lagi. “Saya harap pelaku cepat ditangkap,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polresta Palembang. “Masih kita lakukan penyelidikan,” tutupnya. (yyn).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.