Pedagang Tolak Kebijakan Satu NIK Tiga Kartu Simcard

PALEMBANG- Kesatuan Niaga Cellular Indonesia (KNCI) lakukan aksi damai di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel).Senin (2/4/2018).

KNCI menolak terkait di berlakukanya aturan pembatasan hanya 1 Nik 3 simcard.serta meminta Pemerintah harus berani menjamin keamanan data masyarakat dan memohon kepada Presiden RI Joko Widodo untuk turut serta menyelesaikan dan menyelesaikan permasalahan ini.

“Disini kami menolak dengan tegas untuk pembatasan Satu Nik Tiga simcard”ujar Qutni Tyasari Ketua Umum KNCI

Menurutnya dengan di berlakukanya pembatasan tersebut dapat mematikan usaha perdagangan produk seluler yang menjadi sumber penghidupan 5 juta jiwa masyarakat Indonesia.terkhusus di kota Palembang yang saat ini ada sebanyak 2013 outlet yang tersebar di wilaya Kota Palembang.

Namun di katakanya, KNCI mendukung program penertiban penggunaan kartu perdana melalui regulasi permen Kominfo No 21 Tahun 2017,yang bertujuan untuk penertiban validasi data dan pertanggung jawaban penggunaan kartu  perdana perbayar oleh masyarakat.

“Kami siap berpartisipasi mensukseskan program ini melalui seluruh outlet seluler di indonesia dengan sosialisasi dan membantu masyarakat dalam melakukan registrasu kartu perdana perbayar sesuai data yang valid”ungkapnya

Sementara itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel.H Budiarto Marsul yang menerima perwakilan KNCI di gedung DPR mengatakan,pihaknya mendukung dan akan memperjuangakan terkait apa yang menjadi tuntutan KNCI

“Kami DPRD Sumatra Selatan mendukung dan akan memperjuangkan apa yang menjadi tuntutan para KNCI.dan akan mengirimakan surat ke pada Kementrian” kata Budiarto (win)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.