Banner sumsel

Pedagang Keliling Dilaporkan Setubuhi Tetangganya yang Masih Remaja Hingga Hamil

PALEMBANG, koranindonesia.id – RZ (49) warga yang tinggal di kawasan Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang, mendatangi ruang pengaduan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Kamis (1/11/2018).

Dengan tujuan untuk melaporkan tindakan salah satu tetangganya HR (49) yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang keliling, karena diduga telah melakukan tindak asusila kepada anaknya berinisial SR (17), akibat tindak asusila tersebut SR (korban) saat ini tengah hamil lima bulan.

Kepada petugas polisi, RZ (pelapor) mengatakan, peristiwa yang dialami anaknya itu terjadi pada Juli 2018 lalu sekitar pukul 15.00 WIB di kediamannya.

Menurut keterangan dari anaknya, kejadian bejat yang dilakukan HR (terlapor) berawal saat korban sedang buang air kecil di dalam rumahnya, tiba-tiba datang terlapor yang langsung membuka celana korban dan langsung menampar pipi korban, sambil membawa korban untuk dipaksa melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Korban SR penderita down syndrome yang mengalami tindakan kekerasan seksual saat melapor ke Mapolresta Palembang, Kamis (1/11). (FOTO/ANL)

“Jadi Pak, kamar mandi kami ini berada di luar rumah,” katanya saat memberikan keterangan kepada petugas.

Diceritakannya, terungkap aksi bejat terlapor tersebut, saat anaknya mengalami mual-mual dan muntah. Takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada anaknya, lantas membuat pelapor pun membawa korban ke rumah sakit.

Betapa terkejutnya pelapor, saat mendapat kabar dari perawat rumah sakit, ternyata anaknya tengah berbadan dua dengan usia kandungan lima bulan.

“Setelah saya bujuk, akhirnya dia (SR) mau cerita Pak, kalau yang telah menyetubuhinya adalah HR pedagang celana keliling,” ungkapnya.

Diakui RZ kalau anaknya memang anaknya menderita down syndrome (mental terkebelakang). “Saya harap, dengan adanya laporan yang saya buat ini, petugas dapat menangkap dia, karena saya tak terima anak saya sudah diperlakukan seperti itu hingga hamil lima bulan,” harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara SIK melalui Kasubag Humas AKP Andi Haryadi saat dikonfirmasi membenarkan, pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“Sudah kita terima lapaorannya, selanjutnya akan kita serahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang untuk ditindaklanjuti, ” singkatnya.

(anl).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.