Banner sumsel

PDAM Tirta Musi Tunda Pemasangan 13.000 Sambungan Baru Hingga 2020

PALEMBANG,koranindonesia.id – Masih kurangnya produksi air bersih mengharuskan PDAM Tirta Musi Palembang menunda sebanyak 13.000 pemasangan baru di wilayah Sako, Sukamaju, Sukarami, Kalidoni, Gandus dan Talang Jambi hingga 2020 mendatang.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengatakan, sebanyak 13.000 pengajuan pemasangan baru itu, harus ditunda sampai pembangunan Intalasi Pengolahan Air (IPA) rampung. “Pembangunan IPA ini, akan mulai kami bangun di 2019 mendatang di Poligon dan Karang Anyar,” ujarnya, Kamis (15/11/2018).

Dia mengatakan, untuk pembangunan IPA di Karanganyar berkapasitas 200 liter per detik, sedangkan di Poligon berkapasitas 1.500 liter perdetik.

“Untuk saat ini wilayah yang masih bisa mengajukan pemasangan baru ada di wilayah Rambutan, Bukit Kecil, dan Seberang Ulu, harga pemasangan baru di 2019 masih sama, belum ada kenaikan harga,” jelasnya.

Lanjutnya, saat ini PDAM Tirta Musi mampu memproduksi sebanyak 4.000 liter air per detik dengan jumlah pelanggan sebanyak 280.000.  “Jumlah produksi air ini masih sangat kurang, sehingga sampai saat ini PDAM masih defisit, untuk mengatasi hal tersebut kami harus mempercepat investasi,” katanya.

Ia mengatakan, bahkan untuk mengatasi tunggakan dalam jumlah besar, pihaknya juga melibatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Palembang, Asmadi mengatakan, jika ada utang dari pihak ketiga kepada BUMD, maka dapat meminta bantuan kepada kejaksaan tapi harus dengan jumlah yang signifikan.

“Jika ada pelanggan yang memiliki kemampuan untuk membayar, maka akan kami bantu tagihkan,” pungkasnya.

(iya)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.