PDAM Terapkan Sistem Bayar Bulan Berjalan

PALEMBANG,koranindonesia.id – PT PDAM Tirta Musi menerapkan sistem bayar bulan berjalan, jika pelanggan terlambat melakukan pembayaran selama satu bulan dan kemudian hanya membayar biaya sebulan pada bulan berikutnya maka bulan yang terlewatkan terhitung menunggak.

“Misal ada dua bulan Januari dan Maret. Kalau kita mau bayar satu bulan maka sistem otomatis terbayar yang bulan berjalan (bulan Maret) yang bulan Januari tetap jadi tunggakan sampai dibayar lunas,” ungkap Asisten Menejer PKA Bagian Pemutus PT PDAM Tirta Musi Wilayah Seberang Ulu Irwan Saputra melalui ponselnya, Kamis (29/3).

Ia menjelaskan, jika bulan Januari belum dibayar sampai bulan April itu sudah masuk untuk diputus sambungannya. “Yang dihitung itu umur tunggakan, bukan jumlah tunggakan,” tegasnya.

Untuk itu, kata dia, agar aliran air dapat tersambung kembali para pelanggan harus membayar biaya pasang kembali (PK) sebesar Rp75 ribu yang hanya dilakukan di loket-loket PDAM. Sehingga bila ada oknum yang menagih lebih dari biaya tersebut dan di luar loket maka bisa dikatakan sebagai pungutan liar.

“Jadi kita imbau agar pelanggan tidak lalai membayar biaya pemakaian tiap bulannya agar tidak diputus. Pasalnya, saat ini pembayaran bisa dilakukan dari aplikasi online dan dibeberapa minimarket,” tukasnya. (Sen)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.