Banner Pemprov 17 Agustus

PBNU: Ahmad Dhani Telah Mengatakan Narasi Keliru Bahwa NU Pendukung Nasakom

JAKARTA,koranindonesia.Id – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas mengatakan Ahmad Dhani telah mengatakan narasi keliru yang menyatakan seolah-olah NU akan menjadi pendukung Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunisme) baru bila Jokowi menang Pilpres 2019.

Menurut Robikin musikus yang kini menjadi Caleg DPR RI dari Gerindra tersebut didasarkan karena NU di masa Bung Karno berkuasa pernah mendukung Nasakom. Namun yang harus diketahui Ahmad Dhani NU bukan pendukung PKI. Setelah pemberontakan G 30 S/PKI, NU bahkan berada di garda terdepan menuntut pembubaran PKI.

“Bahwa sikap itu didasari paham Islam ahlu sunnah wal jamaah dan visi kebangsaan yang dianut NU tak memberi ruang bagi tafsir PKI terhadap sila pertama Pancasila dan pemberontakan yang dilakukan PKI,” ungkapnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (8/02/2019).

Dipaparkannya sejarah mencatat dukungan NU terhadap Nasakom pada era demokrasi terpimpin kala itu selain atas pertimbangan keutuhan NKRI, justru sebagai bandul politik untuk membendung laju komunis yang kala itu pengaruhnya makin meluas.

Untuk itu, NU menempatkan diri menjadi benteng Islam dari kemungkinan ancaman komunis.

“Apalagi kala itu NU boleh dibilang sebagai satu-satunya kekuatan politik Islam usai pembubaran Masyumi karena terlibat PRRI/Permesta,” terangnya.

Ditambahkannya di tahun politik tidak ada larangan bagi warga negara untuk meramaikan politik elektoral, baik Pileg maupun Pilpres. Namun jangan ramaikan dengan hoaks, ujaran kebencian atau fake news. Fastabiqul khairat. Berlomba-lombahlah dalam berbuat kebaikan, dengan cara yang baik.

“Seperti yang dikatakan Ahmad Dhani dalam video yang beredar di Twitter menyebut kemungkinan munculnya Nasakom baru, yang di dalamnya terdapat NU,” tandasnya.

“Jadi, kita harus tahu benar sejarah bahwa NU dulu mendukung Nasakom. Banyak anak-anak NU meskipun yang sudah di PBNU nggak paham itu bahwa dulu yang dukung Nasakom bersama PKI dalam komunisnya itu PKI, itu (kelompok agamanya) NU. Nah sekarang ini mereka sudah bergabung PDIP, NU, juga komunisnya,” kata Ahmad Dhani dalam video itu. (Erw)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.