Banner Pemprov 2020
Banner september

Pasca Karantina, Pasien Covid-19 Tanpa Gejala di Jakarta Tak Perlu Swab Test

JAKARTA, koranindonesia.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ternyata hanya akan melakukan isolasi tanpa adanya pemeriksaan tes swab atau tes usap lanjutan (follow up) pasca karantina.

Hal ini berlaku bagi pasien dengan gejala ringan, sedang dan Orang tanpa gejala (OTG). Dalam prosesnya, setelah melewati masa isolasi selama 10 hari dan tidak menunjukkan tanda positif, maka secara otomatis pasien dinyatakan sembuh.

“Bagi kasus Konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, dan gejala sedang tidak perlu dilakukan follow up atau pengulangan pemeriksaan swab atau PCR,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti kepada wartawan Jumat (4/9/2020).

Dia menegaskan peraturan yang diterapkan itu sudah sesuai dengan amanat Pemerintah Pusat yakni dengan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Revisi Kelima dari Kementerian Kesehatan RI.

Kata dia, mereka yang ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab ini hanya berlaku bagi pasien Corona dengan gejala berat atau kritis.

“Untuk kasus Konfirmasi bergejala berat atau kritis tetap perlu melakukan follow up atau pengulangan pemeriksaan swab atau PCR di rumah sakit,”tandasnya.

Tak hanya itu, masyarakat yang diketahui melakukan kontak erat dengan dengan pasien positif juga wajib diisolasi selama dua pekan. Tetapi selama isolasi tak ada tanda-tanda Corona maka yang bersangkutan dinyatakan bebas dari ancaman wabah mematikan itu.

Padahal data dari Pemprov DKI sendiri yang menyatakan sebagian besar atau sebanyak 55 persen pasien Corona di Jakarta justru tidak menunjukan gejala (OTG).

“Untuk kontak erat yang sudah selesai karantina atau pemantauan, dapat diberikan surat pernyataan selesai isolasi mandiri dari petugas pelayanan kesehatan setempat,” jelasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Dwi Oktavia mengatakan, sebagian besar pasien yang ditemukan belakangan adalah orang tanpa gejala (OTG) atau warga yang sudah terpapar virus tetapi tetap terlihat sehat dan tak menunjukan adanya tanda-tanda Corona.

Secara keseluruhan, jumlah pasien Covid-19 di Ibu Kota Jakarta sudah tembus 43.709 kasus. Dari jumlah ini hanya 32 persen yang menunjukan gejala terpapar wabah yang bermula dari Wuhan Tiongkok itu.

“Sekitar 55 persen pasien Corona saat ini tanpa gejala. 32 persen menunjukan gejala dan 13 persen lainnya tidak ada data,” ujar Dwi.(Mar)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.